Lainnya

    Krisis Air Bersih, Warga Bontoa Tagih Janji Bupati

    Maros – reaksipress.com – Krisis air bersih yang kerap terjadi pada musim kemarau dibeberapa kecamatan di Kabupaten Maros, seperti Kecamatan Bontoa, Marusu, Maros baru, dan Kecamatan Lau, menjadi perhatian serius beberapa aktivis dan pegiat sosial.

    Kecamatan Bontoa sebagai daerah yag paling merasakan dampak tersebut kemudian membuka ruang dialog pada Sabtu (20/06/2020) mencari solusi sekaligus menagih janji pemerintah daerah untuk meyelesaikan masalah air bersih di daerah pesisir.

    Hadir dalam dialog amtara lain, Aliansi Masyarakat Tanah Gersang Menggugat, HMI Cabang Maros, Anak-anak Peduli, HPPMI Maros Baru, Jeda Untuk Iklim, dan Sanggar Seni Paraikatte.

    Menurut mereka, berdasarkan Pasal 33 ayat 3 UUD 1945 dan Undang-undang nomor 17 Tahun 2019 tentang sumber daya air, yang memprioritaskan air sebagai kebutuhan pokok masyarakat. Tapi di Kabupaten Maros mereka menilai kebijakan pemerintah daerah justru lebih berpihak kepada kebutuhan industri ketimbang memenuhi kebutuhan warga.

    “Apa yang menjadi amanah Undang-undang sudah jelas, yang mana harus di prioritaskan. Tapi apa yang dirasakan masyarakat pesisir Bontoa berbeda, Kami tidak bisa mengakses air bersih dari sumber Bendungan Batu Bassi,” kata Arung selaku koordinator.

    Menurut Arung, Pemerintah Kabupaten Maros dalam penyediaan air bersih di Bontoa terbilang lalai dan menyalahi undan-undang yang ada.

    “Kebijakan untuk mengutamakan industri sebenarnya sangat keliru, seharusnya Pemkab Maros dalam hal ini Bupati Maros sudah sepatutnya merekomendasikan Balai Besar Sungai Wilayah Jeneberang-Pompengan untuk mencabut izin Industri mengambil air di Bendungan Batu Bassi Bantimurung agar Masyarakat Bontoa-Lau bisa juga merasakan air bersih,” papar Arung.

    Mereka menilai Pemerintah Kabupaten Maros saat ini tidak memiliki niat serius menuntaskan krisis air bersih di Bontoa dan daerah pesisir lainnya.

    Untuk itu mereka meminta agar Bupati Maros segera merealisasikan janji kampanyenya pada Pilkada lalu yaitu mengatasi krisis air bersih di Bontoa dan Lau.

    “Ini sudah periode ke dua Bupati Maros menjabat dan seharusnya sudah saatnya merealisasikan janji politiknya pada kami.” Tandas Arung.

    Laporan : Guntur Rafsanjani
    Editor : MR

    TV REAKSIPRESS

    Reaksi Populer

    Solusi Dusun Pemasok Miras

    Opini - reaksipress.com - Pipinya basah, matanya memerah terlihat hatinya pilu. Menyaksikan sekiar 5 karung mirasnya ditumpah oleh supir yang mengangkut atas ...

    Tingkatkan Mutu Pelayanan, Polres Maros Resmikan Gedung Baru

    Maros - reaksipress.com - Berbagai upaya terus dilakukan Polres Maros untuk meningkatkan Kualitas layanan kepada masyarakat, salah satunya dengan membangun fasilitas penunjang pelayanan publik....

    Nakes di Pulau Terluar Sulawesi Selatan Telah di Vaksin

    Pangkep - reaksipress.com - Sejumlah tenaga kesehatan dan unsur kantor desa di pulau-pulau terpencil di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan kembali mendapatkan dosis Vaksin jenis...

    DP Nikmati Akhir Pekan di Bantimurung Bareng Nasdem

    Maros, reaksipress.com - Setiap orang punya berbagai macam cara dan tempat untuk menikmati libur akhir pekan. Ada yang mengunjungi mall, pantai dan juga alam...

    Polsek Turikale Ungkap Kasus Pencurian Sepeda

    Maros - reaksipress.com - Kepolisian Sektor Turikale Polres Maros berhasil mengungkap kasus tindak kejahatan pencurian sepeda, Selasa ((02/03/2021). Pengungkapan kasus berawal dari laporan polisi LP/15/II/2021/PSS/Res.Maros/Sek....

    Ini Program 100 Hari Bupati Maros Yang Baru

    Maros - reaksipress.com - Setelah resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Maros oleh Gubernur Sulsel, Chaidir Syam-Suhartina Bohari, kini fokus mempersiapkan program 100...