Lainnya

    Datu Suppa XXX bersama sejumlah Datu, Karaeng, Arung dan Pemangku Adat se Sulawesi Selatan akan menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Majelis Keturunan Tomanurung Maros

    Maros – reaksipress.com – Pengurus Daerah Majelis Keturunan Tomanurung disingkat MKT organisasi kekerabatan berbasis trah kerajaan akan dikukuhkan dan dilantik pada Hari Minggu, 20 Desember 2020 Pukul 10.00 pagi oleh Ketua Agung Pengurus Pusat Majelis Keturunan Tomanurung Sulawesi Selatan YM Andi Pamadengrukka Mappanyompa (Arung Timurung) yang akan hadir bersama segenap Dewan Pengurus Pusat.

    Ketua MKT Maros terpilih, H. Andi Fahry Makkasau Krg Unjung menyampaikan bahwa persiapan pelantikan sudah hampir rampung, Pengurus juga sdh terbentuk yang terdiri dari trah dan keturunan dari 22 Eks Kerajaan yang pernah ada di Maros, dan mereka semua sudah siap untuk dilantik dan dikukuhkan. Andi Fahry yang juga merupakan pewaris Karaeng Simbang itu menambahkan bahwa selain Para Pengurus Daerah, Para Undangan yang akan hadir terdiri atas Para Raja, Datu, Karaeng, Arung dan Pemangku Adat se Sulawesi Selatan alhamdulillah sudah menyampaikan konfirmasi bersedia hadir, termasuk di antaranya adalah YM Hj Andi Bau Dala Uleng Bau Massepe Sultanah Badriah Datu Suppa XXX, beliau2 YM tersebut akan disambut oleh YM Andi Abdul Waris Karaeng Sioja selaku Karaeng Marusu yang merupakan Ketua Dewan Penasehat MKT Maros.

    Selain itu, Ketua Panitia. Andi Nurfaidah Petta Puji menambahkan bahwa karena kondisi masih dalam suasana pandemi sehingga Panitia terpaksa membatasi undangan terutama pada pejabat2 pemerintah yang diberitakan instansinya menjadi klaster penyebaran pandemi Covid-19. Cucu Karaeng Bontoa Itu menjelaskan bahwa acara dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat, mengatur jarak, memakai masker dan meniadakan jabat tangan dan kontak fisik lainnya agar dapat menghindarkan diri dari penyebaran virus yang sangat misterius itu imbuh Andi Ida…

    Sebagai penutup Andi Fahry selaku Ketua MKT menjelaskan bahwa MKT ini akan hadir sebagai oase ditengah hausnya generasi muda akan pemahaman sejarah, budaya dan adat istiadat daerah. Bukan mengembalikan feodalisme lama tetapi justru akan bersinergi dengan seluruh rakyat sampai di lapisan terbawah dalam melestarikan adat dan budaya di Kabupaten Maros khususnya.

    MKT di Sulawesi Selatan telah sah berdiri dengan izin Kemenkum dan Ham No. AHU-0005580.AH.01.07 Tahun 2019 sehingga saatnya mengembangkan sayap organisasi di seluruh daerah di Sulawesi Selatan kuncinya.

    1 KOMENTAR

    1. Sangat setuju sebab di era globalisasi saat ini budaya dan pemahaman sejarah khususnya kalangan generasi muda atau mileneal tergerus dgn arus modernisasi. Masyarakat nyaris tidak mengenal kepribadiannya sbg negara berbudaya. Oleh sebab itu saya setuju dgn kehadiran MKT sbg bentuk penjelmaan kembali dlm melestarikan sejarah kebudayaan kita. Disamping itu peran serta masyarakat dan media harus proaktif menyampaikan dan menyeleksi berikan yg masuk tentu tidak sesuai dgn budaya kita.
      Harapan saya agar dgn terbentuknya Kerukunan Majelis Tomanurung mampu bersinergi dgn pemerintah dalam menjaga dan melestarikan budaya serta tradisi Sipakalebbi, Sipakainga, sipapaccei sipakatau…….. Yg menjadi budaya local wisdom.
      Terima kasih..,. Selamat dan sukses buat H. A. Fachry Makkasau Krg. Ngunjung sebagai inisiator sekaligus agen of change.

    Silahkan Berikan Tanggapan Anda

    TV REAKSIPRESS

    Reaksi Populer

    %d blogger menyukai ini: