Lainnya

    Hadapi Kuala Lumpur FC, PSM Makassar Tampil Menekan

    - Advertisement -
    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Olahraga – reaksipress.com – PSM Makassar tertinggal 3-2 atas Kuala Lumpur City di babak pertama hingga ke dua final AFC Cup 2022 Zona ASEAN.

    Tiga gol Kuala Lumpur City dicetak Romel Morales di menit 32, Jordan Mintah di menit 45 dan P. Josue di menit 52 babak kedua pertandingan lewat eksekusi penalti.

    Pertandingan berlangsung di Stadion Kuala Lumpur, Cheras, Malaysia, Rabu (24/8/2022).

    Kuala Lumpur City tampil menekan begitu pertandingan di mulai. Dua menit pertandingan berjalan, Kamal Azizi lepaskan umpan silang ke dalam kotak penalti PSM.

    Namun, bola lebih mengarah ke kiper PSM, Reza Arya Pratama. PSM kemudian membalas tiga menit berselang. Pluim lepaskan umpan silang ke Everton Nascimento yang berada dalam kotak penalti Kuala Lumpur City.

    Sayang, kontrol bola masih kurang bagus dari Everton, sehingga bola bisa direbut lini pertahanan Kuala Lumpur City.

    Menit 9 pemain Kuala Lumpur City, Irfan Zakaria mendapatkan kartu kuning setelah melanggar Everton. Tendangan sudut M Arfan di menit 10 yang langsung menyasar tiang jauh gawang The City Boys masih bisa ditepis Azri Ghani.

    Dua menit berselang tendangan bebas Paulo Josue masih bisa ditangkap Reza.

    Serangan belum berhenti, Zhafri Yahya melepaskan sepakan keras di dalam kotak penalti PSM, tapi bola masih melambung tinggi.

    Di 15 menit awal anak asuh Bojan Hodak lebih menguasai bola. Mereka mengeksplor lini pinggir pertandingan PSM untuk ciptakan gol.

    Sedangkan anak asuh Bernardo Tavares lebih menunggu di area pertahanan. Sembari melancarkan serangan balik cepat. Gawang PSM nyaris kebobolan di menit 20. Berawal dari pergerakan Zhafri di sisi kiri pertahanan PSM, ia lepaskan umpan silang mendatar ke dalam kotak penalti.

    Romel Morales yang mendapatkan bola langsung lepaskan tendangan. Beruntung bola bisa diblok Dallen Doke. Morales kembali mengancam melalui sundulan menyambut sepakan pojok Paulo Josue, lagi-lagi bola masih diblok pemain Laskar Pinisi.

    Serangan belum berhenti, Akram Mahinan melepaskan sepakan keras. Kali ini Reza Arya berada di posisi yang tepat, dengan mudah tangkap bola. Gawang PSM akhirnya kebobolan di menit 32. Romel Morales tak terkawal di dalam,kotak penalti langsung lepaskan sepakan keras. Reza tak mampu menepis bola.

    Unggul satu gol tak membuat Kuala Lumpur City menurunkan intensitas serangan. Di menit 42 sundulan Morales masih melambung di mistar gawang PSM. PSM membalas lewat tendangan jarak jauh Kenzo Nambu. Namun, bola belum menemui sasaran.

    Justru Kuala Lumpur City mampu menggandakan keunggulan di menit 45 lewat skema serangan balik cepat. Morales yang menggiring bola ke lini pertahanan PSM mengirim umpan silang yang bisa diselesaikan dengan baik oleh Jordan Mintah.

    Hingga kini keunggulan 3-2 Kuala Lumpur City atas PSM tetap bertahan.

    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Apakah Wartawan Yang melakukan Pemberitaan Keliru Dapat Dipidana?

    Opini - reaksipress.com - Wartawan dalam setiap tugas liputan dituntut untuk bisa membuat berita...

    Peringatan 1 Abad NU di Maros Bertabur Tokoh

    Maros - Ratusan warga Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Maros turut memperingati 1 abad...

    Suriyanto dan DPD PWRI Kalteng Persiapkan Insan Pers Hadapi Pemilu Serentak 2024

    Palangka Raya - Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPD PWRI) Kalteng menggelar...

    Sufirman : Mahasiswa Harus Menjadi Virus Kebaikan Pemilu 2024

    Maros - reaksipress.com - Ketua Bawaslu Kabupaten Maros Sufirman memberikan materi Pembekalan pada Mahasiswa...

    Polda Jatim Tangkap Tersangka Curas di Rumdin Walikota Blitar

    Nasional - reaksipress.com - MSA ditangkap unit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda...

    Bapelitbangda Klaim Warga Miskin dan Pengangguran di Maros Berkurang

    Maros - Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) mengklaim warga miskin Kabupaten...

    Reaksi Populer