Lainnya

    Ini Cara Ibu Hamil Manfaatkan BPJS Kesehatan

    Artikel.Kesehatan- reaksipress.com -Pengguna layanan BPJS Kesehatan  terbilang sangat besar jumlahnya. Mengingat layanan yang dikeluarkan Pemerintah ini memang cukup mudah diakses masyarakat luas sebagai alternatif dari asuransi kesehatan. Meskipun demikian, beragam prosedur dan ketentuan yang berlaku di dalamnya masih sering menjadi hal yang tidak diketahui masyarakat. Ada banyak kesalahan serta kurangnya pemahaman masyarakat mengenai hal tersebut.

    Kurangnya pemahaman inilah yang kemudian menimbulkan masalah, baik dalam proses pengurusan/prosedur yang wajib dilakukan maupun berbagai ketentuan yang memang diberlakukan Pemerintah selaku penyelenggara layanan tersebut. Hal ini masih saja menjadi salah satu kendala yang terjadi di dalam penggunaan layanan BPJS Kesehatan. Sebenarnya, Pemerintah telah berupaya dalam memberikan beragam informasi dan ketentuan terkait layanan BPJS Kesehatan seperti layaknya perusahaan asuransi kesehatan.

    Pada dasarnya, setiap kondisi pasien yang akan menggunakan layanan BPJS Kesehatan akan berbeda antara satu dan yang lainnya. Semua hal tersebut pasti telah diatur sedemikian rupa oleh pihak penyelenggara BPJS Kesehatan. Hal ini dilakukan agar fasilitas tersebut bisa dimanfaatkan dengan maksimal secara luas oleh masyarakat.

    Salah satu hal yang sering kali dipertanyakan dalam layanan BPJS Kesehatan adalah mengenai penanganan terhadap ibu hamil, dimulai dari pada masa kehamilan, persalinan, hingga pasca melahirkan. Hal ini banyak ditanyakan karena sering kali terjadi pemahaman yang berbeda soal penanganan tersebut. Berikut ini adalah fase dan penanganan yang akan ditanggung BPJS Kesehatan terhadap ibu hamil dan bayi yang dikandungnya.

    Semua ibu yang hendak melahirkan pasti di penuhi rasa galau gundah gulana atas bayi yang di kandungnya. Apakah akan bisa lahir secara normal atau operasi cesar , atau kondisi bayinya akan sehat sempurna atau ada hal yang tak di duga. Bentuk ke khawatiran itu akan semakin kuat tatkala detik detik jelang persalinan smakin dekat.

    Namun kekhawatiran itu pastinya akan sedikit terkurangi apabila calon bayi yang sejak masih berupa embrio sudah mendapat asupan nutrisi yang cukup serta rajin melakukan pemeriksaan kehamilan. Bagi keluarga yang sudah menyiapkan biayanya tentu kebutuhan pemeriksaan ke dokter kandungan bukanlah hal yang sulit,namun bagi keluarga yang kurang mampu pasti terhambat soal financial.

    Namun bagi peserta bpjs kesehatan masih ada harapan untuk memperoleh pelayanan pemeriksaan kehamilan serta layanan lainnya dengan menggunakan kartu sakti ini. Namun sudahkah bunda tahu apa saja sebenarnya layanan bpjs untuk ibu hamil ?

    1.Pemeriksaan kesehatan selama masa kehamilan

    Anda dengan kartu bpjs kamu dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin di faskes tingkat pertama hingga tingkat ke dua jika memang di perlukan sesuai diagnosa dokter yang menangani.

    Pada masa kehamilan, ibu hamil bisa melakukan pemeriksaan secara rutin dengan menggunakan layanan BPJS Kesehatan. Hal inibisa dilakukan pada fasilitas kesehatan Tingkat Pertama, yakni puskesmas, klinik, dan fasilitas kesehatan lainnya yang terdaftar di dalam BPJS. Dalam proses tersebut, ibu dan kandungannya akan ditangani tenaga ahli medis yang memiliki kemampuan dan pengetahuan yang baik dalam urusan kandungan dan bayi.

    Apabila Faskes Tingkat Pertama tidak bisa menangani dengan baik karena kurangnya fasilitas dan peralatan pendukung lainnya, ibu hamil akan mendapatkan rujukan ke Faskes Tingkat Kedua, yakni rumah sakit yang memang memiliki fasilitas dan peralatan kesehatan yang lebih memadai.

    Hal ini juga bisa dilakukan kalau ternyata pada pemeriksaan di Faskes Tingkat Pertama diketahui ibu hamil tersebut mengalami masalah medis yang cukup serius dan membutuhkan penanganan khusus yang lebih lengkap. Proses rujukan tersebut tentu dilakukan untuk bisa memberikan berbagai macam penanganan yang lebih baik dan memadai bagi ibu dan bayi di dalam kandungannya.

    2. Layanan USG gratis

    Layanan Ultrasound Sonography (USG) yang bisa Anda dapatkan, namun bukan 100% gratis karena gratis yang di maksudkan ialah apabila dokter yang melayani mengindikasi terdapat sebuah kelainan terhadap bayi yang di kandung atau terdapat sesuatu yang membahayakan bagi si ibu dan bayi sehingga perlu dilakukan tindakan USG maka ini di tanggung BPJS.

    Namun sebaliknya dan perlu di garis bawahi,untuk layanan USG yang dilakukan atas permintaan peserta sementara dokter tidak mengindikasi perlu USG maka layanan itu tidak di cover BPJS. Contoh saja permintaan pasien peserta BPJS sendiri untuk USG bertujuan ingin mengetahui jenis kelamin bayinya maka biaya di tanggung sendiri.

    USG yang Ditanggung BPJS Kesehatan

    Jika di dalam masa kehamilan, kandungan mengalami masalah yang serius dan dianggap berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan ibu serta bayinya, dokter akan menyarankan untuk dilakukan tindakan USG. Dalam kondisi seperti ini, semua biaya yang timbul akan ditanggung pihak BPJS Kesehatan. Hal ini tentu harus dilakukan sesuai dengan prosedur rujukan yang telah ditetapkan BPJS Kesehatan.

    USG yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

    Jika ternyata tindakan USG dilakukan bukan karena alasan di atas atau dengan kata lain USG akan dilakukan karena kemauan/keinginan dari pasien tersebut, biaya USG tersebut tidak akan ditanggung BPJS Kesehatan. Biaya tersebut akan menjadi tanggungan pasien tersebut. Besarnya biaya USG mulai dari Rp250.000-Rp450.000, tergantung pada klinik atau rumah sakit yang dipilih.

    3. Layanan Persalinan.

    Layanan ini sudah pasti di tanggung bpjs tentu di faskes I yang kini juga telah ditangani oleh tenaga ahli yang siap memberikan pertolongan persalinan anda dengan baik dan aman. Lalu dalam kondisi darurat apakah di perkenankan kita melakukan persalinan diluar faskes tingkat 1 ?

    Jika kondisi ibu hamil cukup membahayakan seperti terjadi pendarahan ,kejang kejang , sesak sulit bernafas sementara lokasi faskes tingkat 1 masih jauh. Bisa dibawa ke rumah sakit terdekat di utamakan yang telah bekerjasama dengan BPJS kesehatan. Kemudian keluarga pasien segera melapor ke kantor BPJS Kesehatan setempat. Diluar kondisi tersebut peserta yang mau melakukan persalinan di haruskan tetap ke Faskes TK 1 sesuai yang dipilih ketika pertama kali daftar.

    4. Biaya persalinan operasi caesar di tanggung

    Peserta juga tidak akan di kenai biaya persalinan melalui operasi caesar apabila semua atas rujukan dari dokter yang menangani di faskes tingakat pertama , hal itu tentu telah di pertimbangkan oleh tim dokter yang menangani apabila terlalu beresiko jika dilakukan proses persalinan secara normal.

    Permitaan operasi caesar oleh pasien peserta bpjs tidak di perkenankan alias tidak di tanggung bpjs kesehatan. Jadi anda sedari dini rencanakan kehamilan anda meskipun memiliki kartu bpjs kesehatan tetap harus ada dana cadangan dimana jika sewaktu waktu harus dilakukan tindakan yang diluar prosedur kita sudah siap menanggung biayanya.

    Operasi Caesar yang Ditanggung BPJS

    Selama operasi tersebut dilakukan atas rujukan dari dokter yang bertugas menangani pemeriksaan/persalinan ibu hamil maka biaya operasi akan ditanggung pihak BPJS Kesehatan. Dokter akan merekomendasikan operasi caesar jika dianggap kondisi kesehatan dan keselamatan ibu serta bayinya mengalami gangguan yang bisa menyebabkan risiko kematian/kecacatan.

    Operasi Caesar yang Tidak Ditanggung BPJS

    Apabila ternyata operasi dilakukan karena inisiatif/keinginan dari pasien itu sendiri, seluruh biaya operasi tersebut akan ditanggung pasien tersebut. Pada kondisi seperti ini, biasanya dokter sudah menyatakan bahwa persalinan bisa bejalan secara normal.

    TV REAKSIPRESS

    Reaksi Populer