Lainnya

    BKPRMI Maros Protes Fatwa MUI Terkait Vaksin MR

    Maros.Sulsel- reaksipress.com -Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Maros, memprotes keputusan Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang memfatwakan bolehnya menggunakan vaksin Measless dan Rubella (MR) untuk imunisasi, karena dianggap darurat.

    Ketua BKPRMI Maros, Asri Said mengatakan, pada keterangannya pada Selasa (21/08/2018), MUI juga menyatakan vaksin MR mengandung bahan dari zat yang haram, namun bisa digunakan karena dalam keadaan darurat.

    Namun menurutnya, alasan MUI tersebut tidak berdasar, pasalnya, MUI tidak membeberkan alasan logis terkait bahaya dan darurat yang dimaksud.

    “Seharusnya, ada penjelasan yang logis dan transparan. Bahaya apa yang begitu dekat mengancam warga Indonesia saat ini, sehingga perlu dinyatakan darurat,” kata Asri

    Ia menganggap MUI juga telah keliru dalam mengeluarkan fatwa lantaran membolehkan warga menggunakan produk haram tersebut.

    Lebih lanjut Asri Said mengatakan bahwa jika Indonesia sedang darurat kesehatan, yang berhak mengeluarkan pernyataan tersebut adalah kepala negara bukan MUI.

    “Bisa dipertegas, kalau memang Indonesia dalam keadaan darurat, Presidenlah sebagai kepala negara yang harus menyatakan hal itu. Bahwa negara dalam keadaan darurat,” katanya.

    Diketahui, MUI telah menyatakan, bahwa vaksin yang diimpor dari Serum Institute of India itu haram karena mengandung babi.

    “Dalam proses produksinya menggunakan bahan yang berasal dari babi. Penggunaan vaksin MR produk dari Serum Institute of India, pada saat ini, dibolehkan (mubah),” jelas ketua koMisi fatwa MUI, Hasanuddin seperti yang dilansir dari Kompas.com.

    Ada tiga alasan kenapa MUI untuk sementara ini membolehkan penggunaan vaksin MR, yakni

    1. Kondisi keterpaksaan (darurat
    syar’iyyah).
    2. Belum ditemukan vaksin MR yang halal
    dan suci.
    3. Ada keterangan dari ahli
    yang kompeten dan dipercaya tentang
    bahaya yang ditimbulkan akibat tidak
    diimunisasi vaksin MR.

    TV REAKSIPRESS

    Reaksi Populer

    Berpura-pura Belanja, Perempuan Paruh Baya ‘Gondol’ Uang 30 Juta

    Makassar - reaksipress.com - Perempuan berinisial HT (52) warga jalan Balana, Kelurahan Barana Kecamatan Makassar, Sulawesi Selatan harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah terciduk...

    Duta Maros Tingkat Nasional Butuh Perhatian Pemerintah Daerah

    Maros - reaksipress.com - Jelang perhelatan ajang Pemilihan Duta Kampus Tingkat Nasional tahun 2021 yang akan digelar di Daerah Istimewa Yogyakarta, Mutmainnah, mantan Ketua...

    GP Ansor dan Pemateri Kamtibmas

    Opini - reaksipress.com - Selain pemateri dari TNI, Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) I GP Ansor Maros juga diisi dari Polri yang dilaksanakan di Pondok...

    Bupati Maros Terpilih Hanya Menjabat 3,5 Tahun

    Maros - reaksipress.com - Hal yang harus diterima oleh Kepala Daerah terpilih pada Pilkada 9 Desember 2020 lalu, ialah masa jabatannya dipersingkat dengan kurun...

    Milad Pertama KPA Baterfly Maros

    Maros - reaksipress.com - Bertempat di Hutan Jati Pattunuang, Komunitas Pecinta Alam(KPA) Butterfly mengadakan Milad pertama pada Sabtu malam (20/02/2021). Rencansnya, kegiatan...

    DP Nikmati Akhir Pekan di Bantimurung Bareng Nasdem

    Maros, reaksipress.com - Setiap orang punya berbagai macam cara dan tempat untuk menikmati libur akhir pekan. Ada yang mengunjungi mall, pantai dan juga alam...