Lainnya

    Razia Lapas Maros, BNN Temukan ini

    Maros.Sulsel – reaksipress.com – Petugas Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar operasi gabungan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Maros.

    Operasi yang digelar pada Ahad (15/12/2019) dilaksanakan untuk menertibkan dan merazia benda terlarang dalam Lapas di back up Personil dari Aparat TNI-POLRI.

    Razia yang dipimpin langsung kepala Lapas Kelas II A Maros, Indra Setia Budi Mokoagow, bersama beberapa Personil dari BNN serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Bonto Mate’ne.

    Sebanyak 629 warga binaan Lapas diperiksa secara sesama dan hasilnya bebrapa benda berbahaya dan terlarang ditemukan oleh petugas, seperti benda yang terbuat dari bahan kaca, handphone, charger dan kabel sambungan listrik.

    Dalam arahannya, Kepala Divisi Lapas, Tayfiqurahman, BCIP, S. Sos, MSi., meminta kepada petugas Lapas untuk rutin melakukan
    Razia dua kali seminggu terhadap barang milik warga binaan agar tidak ada kesan pembuatan terhadap pelanggaran.

    Pada kesempatan tersebut, Kepala Divisi Lapas juga menyampaikan, terimakasih atas sinergitas TNI-POLRI dalam operasi gabungan.

    Diketahui, razia yang dilakukan merupakan respon dari pernyataan Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Arman Depari yang mengatakan terdapat 44 lapas di Indonesia yang diduga mengendalikan jalur peredaran Narkoba.

    Penyisiran yang dilakukan hingga pukul 23,00 Wita. tersebut tidak hanya itu, petugas tidak hanya menemukan handphone tapi juga beberapa jenis benda tajam seperti badik, cutter, obeng, martil bahkan alat isap shabu.

    Laporan : MR

    TV REAKSIPRESS

    Reaksi Populer