Lainnya

    Ratusan Nakes Serbu Kantor BKPSDM Maros, Ada Apa?

    - Advertisement -
    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Maros – Ada ratusan tenaga kesehatan non ASN Pemkab Maros menyerbu kantor BKPSDM. Hal itu lantaran nasib 1.293 nakes di Maros belum jelas dikarenakan data mereka tidak bisa dimasukkan ke sistem pendataan non ASN.

    Ketua FSP Farkes Maros, Amar Ma’ruf mengatakan, beberapa upaya telah mereka tempuh dan sampai saat ini belum ada kejelasan. “Kami meminta honorer yang selama ini terdaftar di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), juga dimasukkan dalam pendataan non ASN,” tegasnya.

    Ke-1.293 nakes itu memang berstatus pegawai BLUD. Sebanyak 1.040 orang di puskesmas-puskesmas dan 253 orang di RSUD dr La Palaloi. Masalahnya, pemerintah pusat menganggap BLUD sudah mandiri. Bisa membiayai “diri” sendiri. Termasuk membayar gaji pegawai.

    “Seharusnya juga didata, karena mereka telah mengabdikan diri mereka, bahkan ada yang sampai puluhan tahun,” tambah Amar.

    Mereka sudah mendatangi Dinas Kesehatan juga. Namun jawaban yang diterima sama. Terbentur di BLUD. Jawaban BKSPDM hari ini pun sama.

    Kepala BKPSDM Kabupaten Maros, Andi Sri Wahyuni AB menyebut bahwa tenaga honorer BULD memang tidak bisa dimasukkan di aplikasi BKN, berdasarkan edaran Kemenpan.

    Sri menambahkan, keluhan dari honorer di BLUD adalah honor mereka rendah. “Kami telah sampaikan itu ke pusat, agar gaji mereka memenuhi standar BLUD. Namun sampai sekarang belum juga direspons,” tutupnya.

    Amar bilang bahwa tenaga honorer tersebut memang bekerja di BLUD tetapi tidak pernah terima upah di BLUD.

    “Mereka hanya terima uang jasa. Itu pun kalau mereka ada tugas lapangan,” ungkapnya.

    Dari informasi yang didapatkan, sampai pada malam ini ratusan tenaga kesehatan tersebut masih bertahan di kantor BKPSDM.

    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Ketua Umum DPP PWRI Respon Rencana Kampanye Iklim Greenpeace di KTT G20 Bali

    JAKARTA - REAKSIPRESS.COM - Ketua umum DPP Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Dr. Suriyanto,...

    Tiga Bulan Menjabat, Tipikor Polres Maros Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Sikdes

    MAROS - REAKSIPRESS.COM - Salah satu kasus korupsi di Kabupaten Maros, yakni pengadaan aplikasi...

    Kelebihan dan Kekurangan Spandek Atap untuk Bangunan Modern

    Spandek merupakan salah satu pilihan material untuk penutup bangunan atau atap. Spandek yang ringan...

    Whatsapp Mati Total, Kirim Mengirim Pesan Jadi Terhambat

    NASIONAL - REAKSIPRESS.COM - WhatsApp down atau mati total tidak hanya menimpa Indonesia saja....

    Indomaret dan Alfamart Menjamur Di Mana-Mana, Ini Ternyata Pemiliknya

    JAKARTA - REAKSIPRESS.COM - Gerai Indomaret dan Alfamart tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia....

    AIPDA Hasdi, Sosok Polisi Yang Berhasil Ringkus Pelaku Pembunuhan Balita di Maros

    MAROS - REAKSIPRESS.COM - Kasus pembunuhan balita berusia 3 bulan di Dusun Parengki, Desa...

    Reaksi Populer