Lainnya

    Pemkab Maros Gandeng Poltek Pariwisata Makassar Kembangkan Desa Wisata

    spot_img
    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Maros – reaksipress.com – Upaya mengembangkan dunia pariwisata serta meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di bidang pengelolaan, pemerintah Kabupaten
    Maros melakukan penandatanganan MoU atau nota kesepahaman dengan Politeknik Pariwisata (PoltekPar) Makassar.

    Penandatanganan MOU pada Sabtu (25/05/2021) antara Pemerintah Kabupaten Maros dengan Akademisi Politeknik Pariwisata Makassar sebagai pendampingan desa wisata dihadiri dua kepala desa yang memiliki potensi pengembangan desa
    wisata yakni Desa Nisombalia kecamatan Marusu dan desa Bontolempangan kecamatan Bontoa.

    Penandatanganan MoU ini dihadiri Bupati Maros, Chaidir Syam dan Direktur Politeknik Pariwisata Makassar, Muhammad Arifin, dan
    didampingi Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Maros, M Ferdiansyah, Kabid Pariwisata Disbudpar Maros, Yusriadi
    Arif, Kabid UMKM dan Perdagangan Kopumdag Maros, digelar di Hotel Teras Kita, Kota Makassar.

    Dalam sambutan, Bupati Maros, H.A.S. Chaidir Syam, M.M., mengatakan pariwisata Maros menjadi salah satu fokus utama program Pemerintah Maros kedepan dalam pengembangan sektor pariwisata.

    “Dalam 100 hari kerja kami, pada Juni
    mendatang akan ada 5 objek wisata baru yang dikelolah oleh desa wisata dan menjadi perioritas pembangunan selain yang sudah ada terkenal maju yakni Rammang rammang, Leang leang dan Taman Wisata Bantimurung,” Kata Bupati Maros.

    Chaidir Syam juga menjaskan bahwa ke Dua desa tersebut dipilih karena memiliki potensi dan telah dilirik oleh Poltekpar sebagai calon desa dampingan dalam pengelolaan, peningkatan SDM dan pengembangan pariwisata.

    “Pada hari ini secara legalitas kedua desa tersebut sudah sah didampingi pihak PoltekPar untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM)di bidang pengelolaan, dan pengembangan Pariwisata Serta kepariwisataan desa atau sebagai pendampingan desa wisata,” Lanjut Bupati Maros.

    Desa Nisombalia dengan wisata bahari dan desa Bontolempangang wisata gunung karst nya yang tersambung dari Karst Rammang ramang yang sudah masuk dalam kawasan geopark atau Warisan budaya dunia, tuturnya.

    Desa Bontolempangan yang searah dengan karst Rammang-rammang diprediksi akan menjadi objek wisata baru yang ramai dikunjungi karena dekat dari jalur kereta api dan stasiun kereta sehingga secara ekonomis akan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui usaha UMKM.

    Sementara Direktur Politeknik Pariwisata Makassar, Muhammad Arifin, mengatakan pihaknya telah berkomitmen membantu masyrakat dalam hal pendampingan desa wisata.
    “Untuk 2021 ini PoltekPar melakukan pendampingan secara langsung kepada masyarakat untuk mengelolah potensi wisata di dua desa yakni Desa Nisombalia dan Desa Bontolempangan. ” Terang Muhammad Kahar.

    “Ini menjadi alasan kami mengelolah potensi desa mereka yang masyarakatnya sangat antusias sehingga kita bisa
    bersinergi dengan mereka untuk mengembangkan potensi pariwisata maros.” Jelas Kahar

    Lebih lanjut Kahar menjelaskan bahwa ada lima program studi Poltekpar yang akan diterapkan, misalnya prodi usaha perjalanan wisata, akan membina
    msyarakat untuk membuat paket wisata, usaha, biro perjalanan, akan membantu masyarakatnya menjadi pemandu wisata,

    Juga Prodi Perhotelan yang akan mengelolah home stay dan prodi destinasi pariwisata akan membantu masyarakat untuk mengembangkan
    potensi desa mereka melalui pembuatan amenitis agar desa ini betul-betul menjadi desa wisata yang layak dikunjungi.

    “Kita harus mendorong masyarakat dalam pengelolaan pariwisata karena tidak semua masyarakat dapat memahami pariwisata dan bagaimana mengelolah atau melayani tamu dalam konteks pariwisata desa wisata.” Jelas Kahar.

    Sementara, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Maros, M Ferdiansyah,mengatakan dengan adanya MoU ini masyarakat di kedua desa tersebut dapat menerapkan ilmu pengelolaan pariwisata dari pendamping wisata Poltekpar sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisata dan ekonomi keluarga.

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    TV REAKSIPRESS

    Reaksi Populer