Lainnya

    Pekan Terakhir Bulan Maulid, Bahan Pokok Mulai Stabil

    Maros.Sulsel – reaksipress.com – Memasuki pekan terakhir perayaan Maulid Nabi, sejumlah bahan pokok di pasar rakyat Buattasalewangang mulai berangsur normal. Jum’at (30/11/2018).

    Berikut harga sementara bahan pokok pekan terakhir bulan November 2018 antara lain,

    – Beras merek Celebes Rp.11.000 per Kilo
    – Beras merek Santana Rp.10.000 per Kilo
    – Daging Ayam Broiler harga Rp.
    27.500 per Kilo
    – Telur Ayam Ras Rp.1.500 per butir
    – Gula pasir Rp.12.000 per kilo
    – Minyak Goreng merk Bimoli
    Rp.14.000 per liter
    – Daging Sapi dari Rp.100.000 per Kilo
    – Daging Ayam Kampung Rp.60.000 per ekor
    – Telur Ayam Kampung Rp.2500 per
    Butir
    – Susu Frisian Flag Rp.10.000 per kilo
    – Jagung Pipilan Rp.5000 per kilo
    – Tepung Terigu Rp.8.000 per kilo
    – Kacang Kedelai Rp.12.000 per kilo
    – Cabe Rawit Hijau Rp.15.000 per Kilo
    – Tomat Rp.7.000 per Kilo
    – Bawang Merah Rp.22.000 per Kilo
    – Bawang Putih Rp.22.000 per Kilo
    – Kentang Rp.14.000 per Kilo
    – Garam halus Rp.5.000 per kilo
    – Kacang Tanah Rp.21.000 per Kilo
    – Kacang Hijau Rp.15.000 per Kilo
    – Gas Elpiji 3 kg Rp.18.000 per kilo

    Sementara, bahan pokok yang masih mengalami kenaikan harga yakni,
    – Ikan Kembung dari Rp.25.000 per Kilo menjadi Rp.35.000 per Kilo
    – Cabe Rawit Merah dari Rp.20.000 per Kilo menjadi Rp.25.000 per Kilo
    – Cabe Merah Besar dari Rp.
    25.000 per Kilo menjadi Rp.20.000 per Kilo
    – Cabe Merah Kriting dari Rp.
    20.000 per Kilo menjadi Rp.25.000 per Kilo,
    – Ikan Bandeng Besar dari harga
    Rp.22.500 per ekor menjadi 20.000 per ekor
    – Ikan Bandeng Kecil dari harga
    Rp.12.500 per ekor menjadi
    Rp.10.000 per ekor
    – Minyak goreng tanpa merek dari
    Rp.12.000 per liter menjadi Rp.
    11.000 per liter
    – Telur Bebek dari Rp.2.200 per Butir
    menjadi Rp.2.000 per Butir

    Salah seorang pedagang Daeng Taba mengatakan bahwa saat ini bahan pokok tersebut sudah berangsur normal dari harga sebelumnya,”Sudah minggu terakhir Maudu’ jadi harga mulai normal kembali,” kata Taba.

    Namun demikian, Taba memprediksikan bahwa besar kemungkinan akan kembali naik jelang perayaan Natal dan akhir tahun nanti,”mungkin Natal dan tahun baru nanti, baru harga naik lagi. Biasanya ada seperti itu,” tutup Taba.

    TV REAKSIPRESS

    Reaksi Populer