Lainnya

    Menyalahi Aturan Larangan Mudik, Pengendara Diminta Putar Balik

    spot_img
    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Maros – reaksipress.com – Meneruskan aturan Pemerintah Pusat tentang adanya larangan mudik, Kepolisian Resort Polres Maros menindak secara tegas setiap pengendara yang menyalahi aturan. Tak tanggung-tanggung, pengendara yang membandel hendak mudik akan diminta putar balik.

    Kabag Ops Polres Maros, Kompol. Jasardi mengatakan masih banyak warga yang nekat ingin mudi, padahal sudah dilakukan sosialisasi dan telah dihimbau agar tak mudik.

    “Sejak kemarin banyak pengendara yang diminta untuk balik arah, bahkan videonya sempat viral di sosial media, pengendara cukup nekat tapi kita cekal, ” beber Kabag Ops Polres Maros.

    Menurut Kabag Ops,. Polres Maros, Polres Maros bersama TNI telah mendirikan Empat Posko penyekatan di perbatasan Maros-Bone di Kecamatan Mallawa dan Pos Kecamatan Bontoa diperbatasan Maros-Pangkep.

    Sementara posko pengamanan didirikan di empat titik yakni Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Grandmall Maros, Kawasan Wisata Kuliner PTB dan jalan poros Bantimurung.

    “Bagi masyarakat yang ingin melintas diharuskan untuk melengkapi dokumen perjalanan yakni KTP dan juga surat tugas dari kantor atau instansi. Pengendara yang memiliki kelengkapan dokumen akan dipersilahkan melintas.” jelas Kompol Jasardi

    Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala posko penyekatan Maros-Pangkep, AKP Sulaeman menegaskan dihari pertama pemberlakuan larangan mudik 6-17 Mei 2021 akan dilakukan pengetatan secara tegas mengenai surat dokumen perjalanan.

    “Untuk penyekatan pertama dalam rangka pengamanan lebaran atau Idulfitri tahun ini, tadi malam kita sudah melakukan penyekatan, sampai saat ini masih berjalan aman lancar,” kata AKP Sulaeman.

    “Sampai saat ini cukup banyak kendaraan roda empat dan roda dua yang kami suruh putar karena tidak memiliki dokumen sebagai syarat untuk melakukan perjalanan lintas kabupaten Sulawesi Selatan,” pungkasnya.

    Sebanyak 576 Personel gabungan berjaga di enam posko. Pemerintah Daerah berharap agar seluruh masyarakat dapat mematuhi larangan mudik tersebut agar kiranya rantai penularan Covid-19 bisa dihentikan.

    Reporter: Guntur Rafsanjani

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    TV REAKSIPRESS

    Reaksi Populer