Lainnya

    Laknat Kisah kasih, Epos La Galigo

     

    Artikel.Budaya – reaksipress.com – Sejarah ramalan tertua di dunia terjadi pada peristiwa 2 anak manusia yang lahir kembar, dan dua insan langit ini  bernama Sawerigading dan We Tenri Abeng. Sebuah kisah dalam buku La Galigo atau Sastra klasik tertua dan terpanjang di dunia.

    Kisah kelahiran yang dimulai dengan meramal keadaan dan masa depan bayi, sebagai jejak kebiasaan masyarakat  lampau.

    Atraktifnya, setelah kelahiran mereka diramal pada garis tangan, perihal ini disebut juga dengan istilah “palmistri”. Palmistri sebuah ilmu membaca garis telapak tangan dengan tanda berdasar kejadian serupa yang dialami pada garis tangan tertentu sebagai code/simbol keadaan.

    Para ahli ramal digelar “Resi” mereka pertapa, dan dengan wangsit mencatat dan mengetahui  setiap garis, setiap lekukan, setiap puncak pada tangan, dibandingkan dengan sifat-sifat ribuan orang yang ditelitinya dan semua hal tersebut ditulis dan dibandingkan dari zaman ke zaman untuk penyempurnaan.

    Meramal Sawerigading pria dari pasangan kembar tersebut di lakukan oleh “Sang Resi”, awal cerita maka terkesimalah sang resi melihat garis tangan Sawerigading, ” ruas-ruas tangan itu, terbaca sebagai sebuah hasrat kuat melarikan diri bahkan menjauhkan masyarakat dari kearifan adat, terbaca oleh resi bahwa garis tangan Sawerigading “keras  penunjukan pada kemauan yang tak terbatas” (terj;adaptasi), mengalunlah sastra dalam aspek ketakutan,  jika Sawerigading kelak tumbuh besar, akan memungkinkan sikapnya mencintai saudara kembarnya. “ . Maka resi berkesimpulan sebelum hal ini terjadi sebaiknya Sawerigading dipisahkan jarak dengan saudara kembarnya We Tenri Abeng”. Pikir sang resi.

    Waktu mendewasakan Sawerigading dan benar bahwa Sawerigading melihat seorang dara di pantai saat berlayar yang tak lain adalah saudara kembarnya, maka muncullah hasrat cintanya kepada gadis yang dilihatnya itu. Sebab ia raja maka tak seorangpun mampu menghalangi keinginan tersebut, meskipun dewa di langit.

    Sawerigading berontak mengikuti keinginan hatinya, dan pelayaran cinta tersebut menggetarkan langit, disertai petir. Katanya “ada apa ini, mengapa tak boleh mencintai We Tenri…. ?”, gumam sawerigading.

    Cerita di atas hanyalah sepenggal dari ribuan halaman sastra terpanjang di dunia ini, walau dalam tekad cinta tersebut, dalam epilog Sawerigading ditenangkan oleh saudara kembarnya We Tenri Abeng dengan anulir bahwa “Carilah wanita itu sebelum saya, akan ada orang yang serupa denganku, termasuk serupannya 7 helai rambutku yang kutitip padamu ini untuk mencocokkan keserupaannya,  pergilah mencarinya demi menghindari petaka asbab cinta, sebab jika tidak, kita akan terkena kutukan dewata seuwae_

    *Ramalan lampau itu merupakan tatapan sang resi pertapa yang tak terbatas, dan bacaan garis-garis telapak tangan itu akan menari dalam setiap gerak kehidupan.

    ______

    Tulis : SB

    TV REAKSIPRESS

    Reaksi Populer

    Reskrim Polsek Tanralili Tangkap Pelaku Copet di Pasar Tanralili

    Maros - reakspress.com - Unit Reskrim dan Intelkam Polsek Tanralili Polres Maros dipimpin Kanit Reskrim Ipda Erwin berhasil mengamankan dua pelaku copet,...

    Dansat Brimob Polda Sulsel Pimpin Tim Evakuasi Korban Longsor di Majene

    Sulbar - reakspress.com - 63 personel gabungan TNI - POLRI dan Basarnas melaksanakan evakuasi korban gempa dan longsor di desa Mekatta Kecamatan Malunda, Kabupaten...

    Dikira Gempa, Ternyata Truk Seruduk Warung

    Maros - reaksipress.com - Kecelakaan tunggal terjadi di jalan poros Maros-Pangkep, Lingkungan Belang-belang, Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros, Jumat (14/01/2021) Satu unit mobil truk tanpa muatan...

    2 Rumah di Barukang Terbakar

    Makassar - reaksipress.com - Dua rumah yang terletak di Jalan Barukang Utara, Kelurahan Cambayya, pada Selasa (12/01/2020) Sekitar pukul 14.00 Wita. Ludes dilalap...

    Beli HP Dengan Uang Palsu, Pemuda di Maros Baru Diamankan Polisi

    Maros - reaksipress.com - Seorang pemuda asal Kelurahan Bajubodoa, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, harus berurusan dengan Polsek Lau setelah nekad mengedarkan uang palsu. Pria...

    Bupati Maros Siap Menjadi Orang Pertama di Vaksin Covid-19

    Maros - reaksipress.com - Sekitar 3.000 Vaksin Covid-19 Sinovac dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan pada Selasa (12/01/2021) tiba di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten...