Lainnya

    Kontroversi RUU Kejaksaan, Supriyanto: Perlu Kajian Mendalam Lagi

    Jakarta.reaksipress.com – Beberapa waktu terakhir, Rancangan Undang-undang (RUU) Kejaksaan, oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) terus menuai kontroversi ditengah masyarakat. Tidak terkecuali sejumlah pakar juga ikut menyoroti.

    Salah satunya ialah Ketua Umum Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Suriyanto, ikut angkat bicara sekaitan langkah DPR RI dalam rancangan RUU tersebut.

    “Sebaiknya RUU itu dikaji lebih dalam lagi. Hal ini jangan dibiarkan begitu saja karena jangan sampai ini menjadi bola liar yang bisa saja memperkeruh suasana, apalagi dimasa pandemi seperti saat ini” katanya
    Kepada media.

    Ia juga menilai dalam perkembangan seperti ini sudah seharusnya dilakukan evalusi,“sesuai yang tertera pada Undang-undang (UU Nomor 16 tahun 2004) tentang Kejaksaan Republik Indonesia, dimana sesuai dengan pasal 1 angka 1 UU 16 Tahun 2004 termaktub, tentang jaksa adalah pejabat fungsional yang diberi wewenang oleh UU untuk bertindak sebagai Penuntut Umum dan Pelaksana Putusan Pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hokum tetap dan segala wewenanh lain berdasarkan UU.” jelasnya.

    “Saya melihat tugas Jaksa yang mulia akan semakin berat dan kompleks dengan adanya RUU Kejaksaan, sementara sesuai dengan UU Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, dimana pada pasal 1 angka 8 dan 9 fungsi Polri sebagai penyelidikan dan penyidikan,” terang Suriyanto.

    Ia juga menambahkan bahwa “Dari hal tersebut saya melihat adanya harmonisasi peraturan dan perundang-undangan antar institusi penegak hukum yang akan saling menjalankan fungsi pengawasan dan saling melakukan koreksi guna kesempurnaan dari penyelidikan, penyidikan, sampai dengan penuntutan,” papar Suriyanto.

    Lanjut Suriyanto, “Harapan kami sebagai warga negara dan praktisi hukum yang sangat menghargai dan menghormati adanya masukan dan perbedaan dalam melihat suatu pendapat, saya yakin semuanya untuk kebaikan dan pembangunan hukum bagi negara yang kita cintai. Semoga harmonisasi seluruh intitusi penegak hukum dapat tetap dijalankan dengan lebih professional untuk memberikan keadilan dan kepastian hukum bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

    Suriyanto berujar, kata kuncinya : Apakah dengan adanya RUU Kejaksaan ini apabila disyahkan masih dapat menjadikan kinerja yang harmonis antara Kejaksaan, Kepolisian dan Lembaga Penegak Hukum lainnya.

    “tindakan seperti ini sudah seharusnya diperjelas lebih mendalam bagi pihak DPR dalam merancang satu RUU demi kepentingan negara dan dapat menjaga kondusifitas penegakan hukum untuk kepentingan bangsa dan negara, dan tidak menjadi tumpang tindih dalam menjalankan kewenangan antar lembaga penegak hukum,” tutup Suriyanto.

    TV REAKSIPRESS

    Reaksi Populer

    Berpura-pura Belanja, Perempuan Paruh Baya ‘Gondol’ Uang 30 Juta

    Makassar - reaksipress.com - Perempuan berinisial HT (52) warga jalan Balana, Kelurahan Barana Kecamatan Makassar, Sulawesi Selatan harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah terciduk...

    Milad Pertama KPA Baterfly Maros

    Maros - reaksipress.com - Bertempat di Hutan Jati Pattunuang, Komunitas Pecinta Alam(KPA) Butterfly mengadakan Milad pertama pada Sabtu malam (20/02/2021). Rencansnya, kegiatan...

    GP Ansor dan Pemateri Kamtibmas

    Opini - reaksipress.com - Selain pemateri dari TNI, Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) I GP Ansor Maros juga diisi dari Polri yang dilaksanakan di Pondok...

    Polres Maros Ingin Penyandang Disabilitas Dapat Pelayanan Prima

    Maros - reaksipress.com - Polres Maros menyediakan layanan ramah penyandang disabilitas atau difabel. Peningkatan fasilitas pelayanan publik ini guna mewujudkan program Kapolri Listyo Sigit...

    Terima Kasih Bupati dan Wakil Bupati Maros

    Opini - reaksipress.com - Tepat hari Rabu, 17 Februari 2021 Bupati Maros, Ir. H. Hatta Rahman, MM dan Wakilnya Drs. H. Harmil Mattotorang, M.M...

    Aklamasi, Agus BJ Pimpin Karang Taruna Maros

    Maros - reaksipress.com - Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Maros yang digelar di Villa Iluna Kecamatan Tompobulu memilih secara aklamasi Agus BJ sebagai ketua...