Lainnya

    Keluarga Ibarat Benda Langit

    Artikel – reaksipress.com – Ada banyak pemuda yang pernah ikut dengan penulis. Belajar dagang, cara cari produk, dan bagaimana memasarkanya. Hampir semuanya telah menikah. Kecuali seorang anak yatim yang pernah penulis sekolahkan belum menikah. Sebab ia ditipu di tempat selama ini Ia bekerja. Ia tidak mengambil gajinya selama bekerja. Karena prihatin penulis ingin membantu dengan membuat laporan ke ke Polisi, tapi Ia belum mau.

    Kali ini yang menikah kerabat dari istri. Saudara sepupunya. Waktu sebelum masuk sekolah di SMK Bungoro Pangkep. Ia ikut dengan penulis menjadi bagian tim Operator pemasangan software buku digital atau lebih populer disebut perpustakan digital.

    Tak tanggung-tanggung penulis menanggung biaya transportasi dan akomodasi untuk magang di Kota Solo, Jawa Tengah. Penulis memilihnya sebab ibu kerap melihat Akhyar setiap hari mengutak atik komputer di rumah.

    Di Solo dekat Pondok Pesatren Ngruki ia belajar. Hingga mahir dan pulang dan itu menambah kegemarannya terhadap dunia digital. Karena ayahnya, yang juga saudara mertua penulis, guru di SMK Bungoro.

    Masuknya Akhyar di sekolah itu, penulis berharap agar skill semakin dan itu terbukti saat Ia menjadi juara dalam lomba pemasangan sistem jaringan komputer tingkat provinsi.

    Karena memiliki piagam juara, Ia kemudian diterima bekerja di PT. Semen Tonasa. Uniknya, ia menjadi satu-satunya anak muda yang diterima di perusahaan plat merah tanpa ijazah sarjana.

    Lalu karena telah di merger seluruh prusahaan semen milik BUMN. Ia lalu dipidahkan ke Pabrik PT Semen Gresik Jawa Timur. Bekerja bagian marketing. Kemudian saat setelah tamat sarjana di Universitas UMMA ia ingin menikah.

    Dibekas kampusnya itulah ia juga menemukan jodohnya. Saat seluruah rakyat Indonesia bersorak merayakan kemerdekaan. Ia juga melepas masa lajangnya dengan menikahi wanita dari Desa Bunga Eja Kacamatan Bantimurung.

    Ayahnya, khusus menemui penulis di masjid Dai Kamtibmas sebelum akad nikah putrinya. Ia miminta saran atas upayanya ikut keinginan putrinya. Menikah dengan cara tak menonjolkan adat istiadat. Ia ingin dukung permintaan anaknya. Tapi bingung, sebab itu merupakan kali pertama terjadi di kampung halaman mereka.

    Penulis sampaikan bahwa adat yang tidak bertentangan dengan nilai agama tetap boleh dilakukan. Kemudian menyarankannya pada malam tudang penni atau mappaci sebaiknya mengudang penceramah. Penulis kemudian menunjuk Ketua Baznas Maros, Ustadz H.M. Said Patombongi. Ia lalu setuju.

    Sementara untuk ceramah khutbah nikahnya ia menunjuk penulis. Saat resepsi akad nikah. Penulis mengisi ceramah dengan menganalogikan bahwa berkeluarga adalah seperti kumpulan benda langit.

    Hal itu dipahami dari ucapan Nabi Yusuf, bahwa Ia melihat dimimpinya 11 Bintang, Matahari dan bulan takzim padanya. Lalu ditawilkanlah majas tersebut. Bahwa bintang itu adalah saudaranya, matahari dan bulan adalah ayah dan ibunya.

    Olehnya itu, kelurga yang bahagia adalah keluarga yang tahu posisi masing-masing. Kita mengetahui, bahwa bulan dan bintang tak dapat mengalahkan cahaya matahari saat ia ada. Karena itu, jangan pernah ada istri ingin mengalahkan cahaya suaminya ada di rumahnya.

    Sebab kalau itu terjadi, maka akan mengalami gerhana pada keluarga itu. Bagitu juga anak. Bintang tak bisa mengalahkan matahari dan bulan. Jadi istri hormati suaminya, dan bapak sayangi istrinya. Anak hormat dan menyangi keduanya.

    Penulis menutup ceramah dengan menasehati para tamu. Bahwa jika ada pernikahan seperti ini mestinya kita dukung. Jangan menggibah dan mecari kekurangnya. Tidak ada jamuan pernikahan yang sempurna. Tapi kita mencari berkah Allah ﷻ.

    Penulis menjumpai satu keluarga yang diberkahi Allah ﷻ. Dulunya waktu menikah, ia mengundang penceramah KH. Abd Hamid dari Pangkep. Saat pesta wanita dan pria tidak digabung dalam satu ruangan.

    Puluhan tahun kemudian, keluarga itu dikaruniai 13 anak. 4 anaknya hafid dan hafidzh al-Qur’an. Semua anaknya cerdas-cardas dan shaleh. Ada yang dapat beasiswa di LIPIA, UNM dan sudah ada yang jadi guru.

    Kita tidak ingin timbul dosa dalam sebuah pesta pernikahan, sebab menikah memiliki tuntunan dan merupakan perintah Allah ﷻ juga sunnah Nabi Muhammad ﷺ.

    Ada pernikahan mengundang musik elekton yang tak religi. Penyanyinya wanita mengumbar aurat. Lalu yang pengiring musik juga asyik minum minuman keras di panggung.

    Pernikahan seperti itu, penulis baru saja menyaksikannya. Ketika pagi dan sudah acara pesta. Sisa botol miras jadi bukti bahwa panggung musik elekton itu menyababkan hilang berkah dari pernikahan itu.

    وَأَنكِحُواْ ٱلۡأَيَٰمَىٰ مِنكُمۡ وَٱلصَّٰلِحِينَ مِنۡ عِبَادِكُمۡ وَإِمَآئِكُمۡۚ إِن يَكُونُواْ فُقَرَآءَ يُغۡنِهِمُ ٱللَّهُ مِن فَضۡلِهِۦۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٞ

    Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui. QS. An-Nur, Ayat 32.

    ANTAR ANAK KITA PADA SAAT MENIKAH DAN DUKUNG KEBAIKAN SAAT ADA WALIMAH PERNIKAHAN

    Kajian Dai Kamtibmas/Penyuluh Agama Islam Non PNS/DANI-Dai Anti Narkotika. BY: Hamka Mahmud Seri 579 HP: 081285693559

    Editor : MR

    TV REAKSIPRESS

    Reaksi Populer

    Karang Taruna Maros Bakal Gelar TKD

    Maros - reaksipress.com - Karang Taruna Kabupaten Maros akan menggelar Temu Karya Daerah (TKD) di Villa Iluna, Tompobulu pada Sabtu (20/02/2021). Kegiatan yang akan dihelat...

    ‘AMURE’ Kunjungi DPC PKB Maros

    Maros - reaksipress.com - Anggota DPR-RI Fraksi PKB dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan II, H. A. Muawiyah Ramly, M. Si., mengunjungi Kantor DPC PKB...

    GP Ansor dan Pemateri Kamtibmas

    Opini - reaksipress.com - Selain pemateri dari TNI, Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) I GP Ansor Maros juga diisi dari Polri yang dilaksanakan di Pondok...

    Jalan Poros Barandasi Kembali Memakan Korban

    Maros - reaksipress.com - Pengerjaan jalan Poros Maros-Pangkep kembali memakan korban, dari pengakuan salah seorang warga, akibat kecelakaan tersebut ialah disebabkan oleh tidak adanya...

    SPIDI Sukses Gelar AQSHA Kompetisi

    Maros - reaksipress.com - SPIDI resmi menggelar AQSHA Competition Volume 5. Kegiatan tersebut berlangsung secara virtual hingga 28 Februari mendatang. Disiarkan secara live streaming di...

    Polres Maros Ingin Penyandang Disabilitas Dapat Pelayanan Prima

    Maros - reaksipress.com - Polres Maros menyediakan layanan ramah penyandang disabilitas atau difabel. Peningkatan fasilitas pelayanan publik ini guna mewujudkan program Kapolri Listyo Sigit...