Lainnya

    Kasus 50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

    Razia Pil Bengkulu_reaksipress_Menetapkan 8 tersangka dan menyita 50.000 butir pil yang biasa digunakan untuk obat batuk samcodin, demikian sikap Polres Bengkulu Selatan. Pil yang disalahgunakan remaja setempat untuk mabuk-mabukan sempat merepotkan kepolisian.

    Dampak pengalahgunaan ini adalah halusinasi, ketergantungan hingga tindak kriminal berupa pencurian, pemerasan dan remaja nekat mengancam bunuh orangtua karena tidak diberi uang untuk membeli obat tersebut. “Penyalahgunaan obat batuk di Bengkulu Selatan dikonsumsi secara berlebihan untuk mabuk-mabukan oleh kalangan remaja memang dalam kondisi mengkhawatirkan. Oleh karena itu kami bergerak cepat melakukan sejumlah razia, menyita dan menetapkan tersangka pada sejumlah pengedar pada kalangan remaja,” sebut Kasat Narkoba Polres Bengkulu Selatan, Iptu Welli Wanto Malau.

    Berdasarkan data yang dimiliki Polres Bengkulu Selatan, operasi penangkapan peredaran dan penyalahgunaan obat batuk untuk mabuk berlangsung sejak Februari 2020. Namun pihaknya hanya mengamankan barang bukti pil tersebut dalam jumlah kecil.

    Barulah pada April 2020 Polres Bengkulu Selatan mengamankan 41.200 butir pil obat batuk tersebut. Bersama operasi tersebut, polisi ikut menahan dua pelaku yang membawa pil tersebut dalam jumlah besar tanpa diserta surat menyurat. Selain mengamankan obat samcodin, polisi menahan uang sejumlah Rp 35,9 juta serta satu unit mobil sedan Totota Vios. Operasi terbaru dilakukan pada 2 Juni 2020, Polres Bengkulu Selatan dibawah kendali Kasat Narkoba Polres Bengkulu Selatan, Iptu Welli Wanto Malau, kembali menyita 3.300 butir samcodin yang disimpan oleh tiga orang yang telah ditetapkan tersangka.

    “Sebelumnya juga kami menangani perkara yang sama di mana terdapat ibu rumah tangga yang menimbun pil tersebut untuk diedarkan dan dijual pada kalangan remaja di Bengkulu Selatan,” ujar dia.

    Hasil operasi sejak April hingga Juni 2020 sebanyak 50.000 butir pil samcodin diamankan dan menetapkan 8 tersangka pengedar, penimbun pil samcodin yang disalahgunakan. Polisi menjerat sejumlah tersangka dengan UU Kesehatan RI No 36 Tahun 2009, karena tidak punya izin untuk mengedarkan obat-obatan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Iptu Welli menuturkan.

    Maraknya penyalahgunaan obat batuk yang digunakan secara berlebihan untuk mabuk-mabukan mengakibatkan remaja di Bengkulu Selatan ketergantungan. Efek dari konsumsi berlebihan adalah halusinasi serta ketergantungan. Saat mengonsumsi satu orang remaja dapat menelan 10 butir pil secara serentak.

    “Ada yang sudah ketergantungan tinggi mampu menelan 35 butir pil sekali tenggak,” ujar dia. Efek terburuk akibat ketergantungan obat tersebut contohnya saat polisi pernah meringkus sejumlah remaja perempuan di daerah itu melakukan aksi pencurian emas.

    Hasil interogasi polisi aksi pencurian yang dilakukan kedua remaja perempuan tersebut didorong oleh motif hendak membeli tuak dan pil samcodin untuk mabuk. “Efek kriminalitas akibat penyalahgunaan obat tersebut bermacam-macam ada kasus remaja nekat mengancam pembunuhan terhadap orangtuanya karena butuh uang untuk membeli obat tersebut,” ujar Iptu Welli.

    Mengkhawatirkannya penyimpangan penggunaan obat batuk yang digunakan kalangan remaja tersebut membuat polisi harus mengambil sejumlah tindakan. Sejumlah tindakan dilakukan polisi bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI), serta asosiasi apoteker Kabupaten Bengkulu Selatan.

    “Sekarang obat tersebut peredarannya dikontrol ketat oleh polisi, mereka tetap boleh menjual namun harus dilengkapi dengan surat menyurat, surat ekspedisi dan hanya boleh menjual dengan jumlah sedikit. Kontrol penjualan diawasi ketat oleh polisi. Selanjutnya pedagang obat tidak boleh menjualkan pil tersebut pada anak remaja,” demikian Iptu Welli.__ Penulis : Firmansyah

    TV REAKSIPRESS

    Reaksi Populer

    Solusi Dusun Pemasok Miras

    Opini - reaksipress.com - Pipinya basah, matanya memerah terlihat hatinya pilu. Menyaksikan sekiar 5 karung mirasnya ditumpah oleh supir yang mengangkut atas ...

    DPC PKB Maros Siap Gelar Pra Muscab

    Maros - reaksipress.com - Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Maros, menggelar rapat koordinasi menjelang pelaksanaan kegiatan Pra Muscab. Rapat yang digelar di...

    Polsek Turikale Ungkap Kasus Pencurian Sepeda

    Maros - reaksipress.com - Kepolisian Sektor Turikale Polres Maros berhasil mengungkap kasus tindak kejahatan pencurian sepeda, Selasa ((02/03/2021). Pengungkapan kasus berawal dari laporan polisi LP/15/II/2021/PSS/Res.Maros/Sek....

    Nakes di Pulau Terluar Sulawesi Selatan Telah di Vaksin

    Pangkep - reaksipress.com - Sejumlah tenaga kesehatan dan unsur kantor desa di pulau-pulau terpencil di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan kembali mendapatkan dosis Vaksin jenis...

    Nuranita, Perempuan Camba Yang Membawa Maros Hingga Tingkat Nasional

    Maros - reaksipress.com - Pemilihan Duta Kampus Tingkat Nasional tahun 2021 yang digelar di LPP Convention Hotel, Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta yang berlangsung...

    DP Nikmati Akhir Pekan di Bantimurung Bareng Nasdem

    Maros, reaksipress.com - Setiap orang punya berbagai macam cara dan tempat untuk menikmati libur akhir pekan. Ada yang mengunjungi mall, pantai dan juga alam...