Lainnya

    Infak 20.000 Diganti 1.000.000

    Artikel – reaksipress.com – Sejak diumumkan oleh Gubernur Sulsel Oktober 2020 bahwa wabah covid 19 untuk wilayah Sulsel telah mengalami penurunan. Berdasar hal itu, penulis berinisiatif untuk kembali aktif berdakwah di Lapas dan Rutan yang selama ini berhenti karena wabah covid 19.

    Penulispun diundang oleh petugas Lapas Narkotika Bollagi Gowa yang menangani bagian pembinaan keagamaan bernama Ahmad Rifai. Ia lalu memberi jadwal penulis pada hari Rabu, 14 Oktober 2020. Waktu dhuha jam 9:00 mengisi pengajian.

    Penulis lalu berangkat dari rumah di Kota Maros, jarak 1 jam perjalanan sampai di Lapastika. Maklum hanya menaiki motor butut, kecepatanya terbatas hingga terpaksa molor 30 menit tiba di Lapastika.

    Ketika diperjalanan Ahmad Rifai menelpon posisi penulis. Apakah jadi mengisi, sebab sudah puluhan menit warga menanti kedatangan penulis di masjid. Maklum sudah 9 bulan tidak pernah mendengar ceramah motivasi hijrah penulis karena mewabahnya covid 19.

    Mereka semua adalah napi yang mengikuti program TC (therapeutic community) di Lapas Narkotika Bollangi. Benar saja, sesampai di Lapastika masjid sudah padat, ada sebagian di lapangan mengambil tempat duduk. Ada ratusan warga yang ikut pengajian penulis kali ini.

    Wajah sumringah dan senang melihat kemunculan penulis oleh warga. Lalu mulai penulis ceramah yang dipandu Ahmad Rifai. Seperti lazimnya, penulis ceramah di Lapas dan Rutan selama ini. Yakni dengan tiga metode.

    Pertama, membagikan materi yang sebelumnya sudah diperbanyak dengan fotocopy. Cara ceramah metode ini sangat efektif. Sebab kalau pun penulis telah tidak ada, mereka masih bisa terpengaruh positif. Karena mereka baca meteri itu di kamar sel nya masing-masing.

    Kedua, intraktif atau tanya jawab. Biasanya penulis pancing mereka untuk bertanya dengan iming-iming memberikan hadiah. Apakah buku atau uang. Kali ini penulis punya uang 20.000 di dompet.

    Seorang napi beranikan berdiri ia mengaku divonis 9 tahun penjara. Ia meminta penulis agar berbagi pengalaman hidup. Agar ia tetap semangat dan sabar menjalani masa hukuman 9 tahun. Ketika usai ia bertanya uang 20.000 itu penulis serahkan. Saking gembiranya ia ingin mencium tangan penulis, tapi penulis tarik.

    Metode ketiga, mendoakan mereka dengan cara doa berjamaah. Saat pimpin doa, penulis sebut ibunya, bapaknya, istri dan anaknya yang paling bersedih karena mereka di penjara. Akibat ulahnya sengaja melanggar hukum dengan menyalahgunakan narkotika.

    Tak jarang usai penulis pimpin doa, penulis lihat mata dan pipi mereka sembab karena derai air mata. Hal itu pernah direkam jurnalis detik.com, yang meliput penulis saat Ramadhan tahun 2019 saat berdakwah di Lapas Maros.

    Usai penulis pimpin doa, lalu pamit. Ahmad Rifai mengajak silaturahim dengan Kalapas Narkotika Pak Rahnianto sebelum pulang. Sebab ia diberitahu bahwa Kalapas ingin ketemu dengan penulis. Meskipun Plt Kapas Narkotika, penulis telah mengenalnya. Karena hadir ketika peluncuran buku DANI (Da’i Anti Narkotika) pada 7 Agustus 2020 di Masjid al Markaz Maros.

    Penulis lalu menemui Kalapas di ruang kerjanya. Diperbincangan itu penulis diminta oleh Kalapas agar pengajian yang telah berumur 5 tahun tersebut kembali diaktifkan.

    Penulis pun pengiyakan, apa lagi ada anak buah beliau yang pro aktif menghubungi penulis yakni Ahmad Rifai. Tanda sebuah lembaga cinta dakwah adalah mereka yang aktif mengundang muballigh untuk giat dakwah.

    Usai bincang-bincang dan pamit, tiba-tiba Kalapas melapisi tangan kanannya dengan amplop. Lalu bersalaman. Kemudian spontan mendoakannya, “Semoga bapak didefinitifkan menjabat sebagai Kalapas Narkotika” “Aamiin, aamin” ucapnya.

    Penulis tidak tahu berapa isi uang di amplop itu. Saat perjalanan pulang, tiba-tiba melihat penjual madu asli di pinggir jalan. Penulis buka amplop itu, untuk bayar harga madu dua botol. Ternyata isinya ada 10 lembar uang merah.

    Seketika penulis teringat dengan infak 20.000 yang belum cukup 1 jam diserahkan kepada napi yang bertanya saat pengajian. Allah ﷻ ganti berkali-kali lipat balasannya. Maka sangat benar firman Allah,

    مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمۡوَٰلَهُمۡ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتۡ سَبۡعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنۢبُلَةٖ مِّاْئَةُ حَبَّةٖۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُۚ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ

    Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui. QS. Al-Baqarah, Ayat 261

    TAK AKAN MISKIN INSAN YANG GEMAR BERIFAK, BAHKAN INFAK PENGUNDANG REZKI BERLIPAT

    Kajian Dai Kamtibmas/Penyuluh Agama Islam Non PNS/DANI-Dai Anti Narkotika/DASI (Da’i Siber Indonesia) BY: Hamka Mahmud Seri 592 HP: 081285693559

    Editor : MR

    TV REAKSIPRESS

    Reaksi Populer

    Jalan Poros Barandasi Kembali Memakan Korban

    Maros - reaksipress.com - Pengerjaan jalan Poros Maros-Pangkep kembali memakan korban, dari pengakuan salah seorang warga, akibat kecelakaan tersebut ialah disebabkan oleh tidak adanya...

    Bersama Hidayatullah Langkat, BMH Gelar Syukuran Penggunaan Perdana Masjid Al-Fatah

    Nasional - reaksipress.com - Pondok Pesantren Hidayatullah bersama BMH menggelar kegiatan silaturrahim tokoh dan syukuran pemanfaatan perdana Masjid Al-Fatah, Ahad (21/2) di Desa Pekan...

    HPPMI UMI Gelar Diskusi ‘Oligarki Menang Lagi’

    Maros - reaksipress.com - Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (HPPMI) Komisariat Universitas Muslim menggelar diskusi terbuka disalah satu warkop di kawasan Kuliner PTB, Kelurahan...

    Jelang Pra Muscab, 14 Pimpinan DPAC Solid Dukung Havid Fasha Kembali Pimpin PKB Maros

    Maros - reaksipress.com - Menjelang pelaksanaan Pra Musyawarah Cabang Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Maros, Pimpinan Kecamatan atau Ketua Tandfiz Dewan...

    SPIDI Sukses Gelar AQSHA Kompetisi

    Maros - reaksipress.com - SPIDI resmi menggelar AQSHA Competition Volume 5. Kegiatan tersebut berlangsung secara virtual hingga 28 Februari mendatang. Disiarkan secara live streaming di...

    Berpura-pura Belanja, Perempuan Paruh Baya ‘Gondol’ Uang 30 Juta

    Makassar - reaksipress.com - Perempuan berinisial HT (52) warga jalan Balana, Kelurahan Barana Kecamatan Makassar, Sulawesi Selatan harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah terciduk...