Lainnya

    DPP PKS Kritik Kebijakan Baru Menteri Tjahjo

    Jakarta.Nasional – reaksipress.com – Pengurus DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suhud Aliyudin mengkritik instruksi Tjahjo tentang aturan baru dalam berpakaian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, hal itu adalah kemunduran.

    “Jika Pak Mendagri ingin menghormati perempuan muslimah yang berjilbab, perintahnya itu jilbab menutupi bagian dada. Jadi kalau disuruh masukan ke baju tidak sesuai perintah agama,” tutur Suhud melalui pesan singkat.

    Suhud menilai ada kalangan yang menggunakan jilbab sesuai dengan ajaran agama yang diyakininya, yakni menutupi dada. Apabila hal itu dilarang, menurutnya wajar jika ada anggapan Kemendagri mengekang kebebasan ekspresi keagamaan.

    “Kalau tidak sesuai dengan perintah agama yang dianut seseorang, dan mayoritas masyarakat merasa tidak nyaman, apakah tidak mengekang ekspresi?” kata Suhud.

    Suhud juga mempertanyakan apakah penggunaan jilbab berkorelasi dengan kinerja seorang PNS. Menurutnya, jauh lebih baik Kemendagri fokus membangun budaya kerja yang profesional.

    “Agar tidak muncul kasus semacam bertebarannya e-KTP di sembarang tempat,” kata Suhud.

    Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bachtiar menampik pihaknya menerbitkan aturan dengan maksud mengekang ekspresi keagamaan PNS. Dia mengaku instruksi diterbitkan demi menciptakan kerapian dan keseragaman di lingkungan Kemendagri.

    “Seperti Polwan saja. Ka,n rapi kalau kita lihat,” ucap Bachtiar.

    Bachtiar menyebut aturan jilbab harus dimasukkan ke dalam kerah sebenarnya sudah diterapkan. Namun, masih secara terbatas. Dia mengatakan aturan itu sudah berlaku bagi siswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan juga pegawai yang bekerja di sana.

    Kata Bachtiar, kewajiban jilbab dimasukkan ke dalam kerah juga hanya berlaku pada Senin dan Selasa. Kedua hari itu PNS mengenakan pakaian dinas berwarna cokelat.

    Sementara pada Rabu-Jumat, PNS mengenakan batik. Aturan jilbab harus dimasukkan ke dalam kerah tidak berlaku.

    “Kalau pas pakai batik, ya seperti biasa. Dikeluarkan juga boleh,” kata Bachtiar.

    TV REAKSIPRESS

    Reaksi Populer

    Personil Polres Maros Siap di Vaksin

    Maros - reaksipress.com - Jajaran Kepolisian Resort Maros, menyatakan siap mensukseskan dan mengamankan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 yang dicanangkan oleh pemerintah Pusat. Hal tersebut dibuktikan dengan...

    Diakhir Jabatan, Hatta Rahman Dapat Hadiah ‘Hujan’

    Maros - reaksipress.com - Usai meletakkan jabatan sebagai Bupati Maros, pada Kamis (18/02/2021), H.M. Hatta Rahman mendapat surprise dari beberapa koleganya. Setelah keluar dari ruang...

    Jalan Poros Barandasi Kembali Memakan Korban

    Maros - reaksipress.com - Pengerjaan jalan Poros Maros-Pangkep kembali memakan korban, dari pengakuan salah seorang warga, akibat kecelakaan tersebut ialah disebabkan oleh tidak adanya...

    Berpura-pura Belanja, Perempuan Paruh Baya ‘Gondol’ Uang 30 Juta

    Makassar - reaksipress.com - Perempuan berinisial HT (52) warga jalan Balana, Kelurahan Barana Kecamatan Makassar, Sulawesi Selatan harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah terciduk...

    Karang Taruna Maros Bakal Gelar TKD

    Maros - reaksipress.com - Karang Taruna Kabupaten Maros akan menggelar Temu Karya Daerah (TKD) di Villa Iluna, Tompobulu pada Sabtu (20/02/2021). Kegiatan yang akan dihelat...

    Polres Maros Ingin Penyandang Disabilitas Dapat Pelayanan Prima

    Maros - reaksipress.com - Polres Maros menyediakan layanan ramah penyandang disabilitas atau difabel. Peningkatan fasilitas pelayanan publik ini guna mewujudkan program Kapolri Listyo Sigit...