Lainnya

    Dituding Tunggangi Demo, Tim Maros Unggul Bakal Laporkan Jubir Hati Kita Keren

    Maros.reaksipress.com – Juru bicara pasangan calon (paslon) Bupati dan wakil Bupati Maros pada Pilkada Maros 2020 Chaidir Syam-Suhartina Bohari, Chaerul Syahab dibeberapa media online menduga bahwa aksi demonstrasi yang dilakukan Gerakan Masyarakat Anti Korupsi Menggugat (Gertak) ditunggangi oleh dua kubu paslon lain.

    Pernyataannya itupun mengundang reaksi keras dari tim dan pendukung paslon nomor urut 3 Maros Unggul. Melalui juru bicaranya Mutmainnah, mengaku tidak terima akan tudingan yang juga dialamatkan kepada paslonnya. Ia meminta agar jubir hati kita keren tidak asal bicara.

    “Tudingannya ini juga mengarah ke kami. Jadi, hati-hati jangan asal ngomong bahwa kami yang tunggangi aksi demo itu,” katanya. Kamis (12/11/2020).

    Kata Inna, jika kemunculan beberapa orang dalam aksi membawa embel-embel dari paslon nomor 3 menjadi alasan. Menurutnya, hal itu sama sekali tidak berdasar, “itu tidak bisa dijadikan dasar lantas menuding. Apalagi saat ini beberapa foto yang sengaja diviralkan oleh tim paslon nomor dua juga ada di kubunya sendiri,” ungkapnya.

    Belum lagi jubir hati kita keren mengatakan bahwa aksi demonstrasi itu sengaja dilakukan untuk menurunkan elektabilitas paslonnya jelang pencoblosan yang hanya tinggal 27 hari lagi.

    “Terbalik, negatif campaign jubir hati kita keren ini malah menyudutkan paslon kami,” bebernya.

    Olehnya, pihak Maros Unggul lanjut Inna, akan membawa persoalan ini ke ranah hukum. Lantaran mencederai jalannya pilkada damai dengan cara menuding sembarangan, “segera akan kita laporkan ke pihak kepolisian karena sudah seolah-olah menyebut dua paslon lain tunggangi demonstrasi itu. Padahal, kami paslon nomor 3 tidak ada sangkut pautnya denga hal itu,” tegasnya.

    Sebelumnya belasan orang yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Anti Korupsi Menggugat (Gertak) melakukan aksi demonstrasi di Mapolres Maros dan Kejari Maros, terkait mangkraknya kasus korupsi yang dilakukan oleh Bupati Maros dua periode HM Hatta Rahman, bersama sejumlah kroni-kroninya.

    Dimana, dalam kasus korupsi itu sudah bergulir sejak tahun 2015 hingga kini. Dalam perjalanannya HM Hatta Rahman sempat ditetapkan sebagai tersangka oleh Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri dalam kasus korupsi lampu hias dan taman di lingkup Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Maros, dalam APBD 2011 senilai Rp. 1,4 miliar.

    TV REAKSIPRESS

    Reaksi Populer

    DP Nikmati Akhir Pekan di Bantimurung Bareng Nasdem

    Maros, reaksipress.com - Setiap orang punya berbagai macam cara dan tempat untuk menikmati libur akhir pekan. Ada yang mengunjungi mall, pantai dan juga alam...

    Gegara Pandemi, TWA Bantimurung Rugi 6 Miliar

    Maros - reaksipress.com - Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor andalan pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Maros. Meski demikian, selama Pandemi Covid-19, PAD...

    Gandeng UMKM, Layanan Polres Maros Akan Diantar ke Rumah

    Maros - reaksipress.com - Polres Maros dan UMKM jasa layanan kurir OM Maros menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) di aula Mapolres Maros, Rabu (03/03/2021). Acara tersebut...

    Tingkatkan Mutu Pelayanan, Polres Maros Resmikan Gedung Baru

    Maros - reaksipress.com - Berbagai upaya terus dilakukan Polres Maros untuk meningkatkan Kualitas layanan kepada masyarakat, salah satunya dengan membangun fasilitas penunjang pelayanan publik....

    Polsek Turikale Ungkap Kasus Pencurian Sepeda

    Maros - reaksipress.com - Kepolisian Sektor Turikale Polres Maros berhasil mengungkap kasus tindak kejahatan pencurian sepeda, Selasa ((02/03/2021). Pengungkapan kasus berawal dari laporan polisi LP/15/II/2021/PSS/Res.Maros/Sek....

    Pra Muscab DPC PKB Maros Rekomendasikan Gus Ami Jadi Presiden RI

    Maros - reaksipress.com - Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Maros, sukses menggelar pra Musyawarah Cabang (Pra Muacab), Ahad (28/02/2021) Kegiatan yang...