Lainnya

    Dampak Positif di Balik Wabah Virus Corona

    Dampak positif atau dalam makna persfektif  hikmah, setelah virus corona menarik kita demikian tegas dan penuh waspada, sungguh tak sepenuhnya berdampak negatif. Simak berikut dampak baik atau positifnya.

    1. Kembali ke fitrah manusia sebagai makhluk keluarga.
    Sebelum adanya wabah dari virus corona ini, orang selalu keluar rumah dari pagi sampai malam, baik itu orang tua yang mencari nafkah ataupun anak-anak remaja yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah. Dulu orang sering berkeliaran kesana kemari, sehingga rumah hanya menjadi tempat berdiam sejenak , untuk tidur dan buang kotoran.

    Kini dunia teralihkan, berdiam di rumah menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi semua anggota keluarga, kesempatan yang sudah jarang terjadi, dengan bangunan harmonisasi kedekatan sesama anggota keluarga dalam keakraban dan tegur-sapa yang konstan.

    Dampak lain bagi lingkungan, termasuk di antaranya turunnya tingkat polusi udara secara drastis hingga satwa liar yang keluar ke jalan di wilayah perkotaan.

    2. Kualitas udara membaik
    Berhentinya sebagian besar kegiatan industri mengurangi tingkat polusi udara. Bahkan, citra satelit mengungkapkan adanya penurunan yang signifikan terhadap tingkat global nitrogen dioksida (NO2), yakni gas yang dihasilkan dari mesin mobil dan pabrik manufaktur komersil yang menjadi penyebab buruknya kualitas udara di banyak kota besar.

    3. Emisi berkurang
    Seperti NO2, emisi karbon dioksida (CO2) juga telah berkurang di masa pandemi COVID-19. Ketika kegiatan ekonomi terhenti, emisi CO2 mengalami penurunan.
    Terakhir kali hal ini terjadi pada saat krisis keuangan tahun 2008 – 2009. Di Cina, emisi karbon dioksida turun sekitar 25% ketika kuncian atau lockdown diterapkan, menurut Carbon Brief. Namun perubahan ini hanya bersifat sementara.

    4. Dunia baru untuk satwa liar
    Beberapa binatang cenderung bermunculan akibat ketidakhadiran manusia. Berkurangnya kendaraan yang melintas di jalanan membuat mahluk kecil seperti landak muncul dari hibernasinya.
    Binatang mungil ini lebih aman dari kemungkinan terlindas mobil. Sementara spesies lainnya seperti bebek mungkin bertanya-tanya kemana semua orang pergi dan perlu mencari sumber makanan lain selain remah roti di taman.

    5. Menarik perhatian pada perdagangan satwa liar dunia
    Konservasionis berharap pandemi COVID-19 akan membantu mengekang perdagangan satwa liar global, yang menjadi penyebab kepunahan sejumlah spesies.
    Wabah ini kemungkinan berasal dari pasar hewan Wuhan, yang menjual hewan hidup dan merupakan pusat bagi satwa liar yang diperdagangkan secara legal dan ilegal. Perlu tindakan keras terhadap perdagangan satwa liar hidup.

    6. Saluran air mengalir jernih
    Tak lama setelah Italia memberlakukan lockdown, sebuah foto kanal yang jernih di Venesia tersebar ke seluruh dunia.
    Dengan bersandarnya kapal pesiar untuk sementara waktu, lautan juga mengalami penurunan polusi suara sehingga menurunkan tingkat stress mahluk laut seperti ikan paus, dan membuat migrasi yang lebih tenang.

    7. Bumi lebih tenang (kurang bergetar)
    Ketika miliaran orang melakukan hal itu, cara planet kita bergerak juga berubah. Bahkan, faktanya, getaran pada kerak bumi menurun.

    Hal ini diungkapkan oleh para ilmuwan di Royal Observatory of Belgium adalah yang pertama memperhatikan penurunan tersebut. Dia mengatakan bahwa “gerakan tanah pada frekuensi 1-20 Hz [lebih dalam daripada suara bass ganda, mirip dengan organ besar] jauh lebih rendah sejak pemerintah-pemerintah melakukan pembatasan pergerakan masyarakat’.__ (SB)

    Referensi : Berbagai sumber,

    TV REAKSIPRESS

    Reaksi Populer

    GP Ansor dan Pemateri Kamtibmas

    Opini - reaksipress.com - Selain pemateri dari TNI, Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) I GP Ansor Maros juga diisi dari Polri yang dilaksanakan di Pondok...

    Milad Pertama KPA Baterfly Maros

    Maros - reaksipress.com - Bertempat di Hutan Jati Pattunuang, Komunitas Pecinta Alam(KPA) Butterfly mengadakan Milad pertama pada Sabtu malam (20/02/2021). Rencansnya, kegiatan...

    Jalan Poros Barandasi Kembali Memakan Korban

    Maros - reaksipress.com - Pengerjaan jalan Poros Maros-Pangkep kembali memakan korban, dari pengakuan salah seorang warga, akibat kecelakaan tersebut ialah disebabkan oleh tidak adanya...

    SPIDI Sukses Gelar AQSHA Kompetisi

    Maros - reaksipress.com - SPIDI resmi menggelar AQSHA Competition Volume 5. Kegiatan tersebut berlangsung secara virtual hingga 28 Februari mendatang. Disiarkan secara live streaming di...

    Bersama Hidayatullah Langkat, BMH Gelar Syukuran Penggunaan Perdana Masjid Al-Fatah

    Nasional - reaksipress.com - Pondok Pesantren Hidayatullah bersama BMH menggelar kegiatan silaturrahim tokoh dan syukuran pemanfaatan perdana Masjid Al-Fatah, Ahad (21/2) di Desa Pekan...

    BMH Bantu Operasi Apendiks Da’i Pedalaman Sumatera Utara

    Nasional - reaksipress.com - Baitul Maal Hidayatullah (BMH) terus bergerak menebar manfaat dan kepeduliaan kepada masyarakat luas yang membutuhkan. Terlebih kepada para dai yang...