Lainnya

    Dai Kamtibmas : Perbup Bupati Maros Tidak Implementatif

    Artikel.sosial – reaksipress.com – Ketua Yayasan Tanggap Cegah Mirasantika, Hamka Mahmud yang juga Dai Kamtibmas di Undang dalam rangka Raperda Perlindungan Anak di Gedung Baruga B, Selasa (06/08/2019), Dalam rapat konsultasi publik teresebut Katua TCM memberi saran terutama Pasal 15 penyelenggaraan perlindungan anak:

    1. Perlindungan dalam trasportasi atau berkendara. Menurutnya Perbup tahun 2016 tentang perlindungan anak tidak implementatif, yaitu melarang anak berkendara ke sekolah. Sebab penulis pikir berat atau susah menerapkan perbup itu. Idealnya adalah aturan kecepatan motor anak sekolah di batasi maksimal 40 km/jam. Jadi ketika anak sekolah pakai ke sekolahnya kecepatannya maksimal 40 km full tarikan gas motor. Kemudian pengendara diberikan surat keterangan sementara untuk bisa berkendara motor atas alasan sekolah.

    2. Perlindungan terhadap teransksi obat di apotik atau di toko bangunan yang jual lem sepeda atau fox, harus berumur 17 tahun ke atas. Atau toko bangunan/apotik tidak melayani pembelian barang2 yg dapat di salah gunakan jika tdk ada resep doker atau memo orang tua yg menyuruh. Terutama membeli lem sepeda yg banyak di salah gunakan.

    3. Perlindungan anak pada porno aksi di acara pentas elekton/musik pengantin.

    Kajian Dai Kamtibmas/Penyuluh Agama Non PNS/DANI-Dai Anti Narkotika. BY: Hamka Mahmud

    TV REAKSIPRESS

    Reaksi Populer