Lainnya

    Ceramah dan Wakaf Buku DANI

    spot_img
    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Opini – reaksipress.com – Dua Ramadhan yakni tahun 2020 dan 2021 penulis mengerjakan dua hal berbeda. Di Ramadhan 2020 penulis menginisiasi ‘ittiqaf dan makan sahur bersama di masjid Da’i Kamtibmas bersama anak TPQ binaan penulis di sepuluh malam terakhir.

    Ide itu lahir sebab wabah covid 19 tahun 2020 memaksa kegiatan keagamaan dilaksanakan di area atau di kompleks masing-masing. ‘Ittiqaf ini masih berlanjut dilakukan di Ramadhan 2021 bersama anak binaan TPQ penulis.

    Namun Ramadhan tahun 2021 agak longgar, jika tahun 2020 semua masjid dilarang menyelenggarakan shalat tarwih dan ceramah. Olehnya itu, Ramadhan tahun 2021 penulis gunakan untuk berwakaf buku Da’i Anti Narkotika (DANI)

    Setiap penulis mengisi ceramah tarwih dan subuh serta buka puasa serta kultum siang di beberapa masjid dan ceramah di Lapas penulis menyerahkan wakaf buku Da’i Anti Narkotika (DANI).

    Hal ini penulis lakukan sebagai bentuk sosialisasi dan edukasi serta pencegahan penyalahgunaan narkotika agar jamaah punya imun untuk menangkal narkotika. Sebab selama wabah covid 19 terjadi kasus penyalahgunaan narkotika jadi meningkat.

    Salah satu buktinya 2,5 ton shabu di ungkap Polri pada 24 April 2021. 18 tersangka 1 warga Nigeria 17 WNI di Aceh. Menurut Kapolri Jenderal Polisi Sigit Sulistyo Prabowo bahwa 10 juta lebih warga di Indonesia berhasil diselamatkan dengan digagalkannya peredaran tersebut.

    Maraknya peredaran narkotika jadi momentum penulis memanfaatkan saat berdakwah di bulan Ramadhan dan sekaligus mewakafkan buku.

    Berikut daftar nama-nama masjid penulis mewakafkan buku saat ceramah:

    1. Masjid Al-Markaz Maros
    2. Masjid Jabal Rahmah PT. Semen Tonasa
    3. Masjid Besar Mujahidih Pangkep
    4. Masjid Besar Nurul Muttaqin Kecamatan Bantimurung
    5. Masjid Komp. Kostrad 431 Julu Siri Sambueja Maros
    6. Masjid Miftahul Khaer Kompleks Perhubungan Maros
    7. Masjid Besar Ridwan Bungoro
    8. Masjid Babussalam Komp BTN Samalewa Pangkep
    9. Masjid Al-Amin BTN Solindo
    10. Masjid H. Mahmud Kom. Perum Karyawan PT. Bosowa
    11. Musallah PT. Mallomo
    12. Masjid Rasyid Komp PT. Semen Bosowa
    13. Masjid Babul Husna BTN Tamarampu
    14. Masjid Nurussalam Komp Perumnas Tumalia Maros
    15. Masjid Al-Furqan BTN H. Banca
    16. Masjid Babul Jannah BTN Griya
    17. Masjid Al-Ikhlas BTN Griya Biringkasi Pangkep
    18. Masjid Terapung Tallo Nur Rahman
    19. Masjid Khaeru Ummah Terminal Maros
    20. Masjid Nurul Falah BPS Sudiang
    21. Masjid Nul Al-Ikhwah BTN Bontojong
    22. Masjid Komp Batas Kota Maros
    23. Masjid Al-Ikram BTN Lagoosi
    24. Masjid Nurul Iman Bottokapetta
    25. Masjid Komp Kantor Keuangan Makasaar.
    26. Masjid Darul Salam Kompleks Perumahan Bosowa Makassar.
    27. Masjid An-Nur Komp Kampung Cina Maros
    28. Masjid Al-Ikhlas Panrita Bola.
    29. Masjid RS. Salewangan

    Wakaf buku ini, juga sebagai bagian dari program penulis untuk ikut lomba penyuluh teladan nasional yang diadakan Kementerian Agama RI tahun 2021. Alhamdulillah, syarat ikut lomba yakni mengunggah vidio durasi 7 menit di youtobe pada Mei 2021 sudah penulis lakukan.

    Video berisi profil dan program inovasi penyuluhan yakni Mobil Penyuluh Bahaya Narkotika dan Buku Da’i Anti Narkotika. Isi vidio memuat gambar ketika mobil diluncurkan oleh Kasi Penais Sawa Kementerian Agama Provinsi Sulsel Drs. H. Rappe, M.Pd dan gambar saat buku dilucurkan oleh Kepala BNN RI yang diwakilkan oleh Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol Drs. Idris Kadir, SH.M.Hum.

    Saat peluncuran buku turut hadir dan memberi sambutan Kakanwil Kementerian Hukum dan Ham Drs. Harun Sulianto, Bc.Ip, SH dan Kakan Kemenag Maros H. Muhammad Tonang, S.Ag.,M.Ag serta juga hadir Kapolres Maros AKBP Musa Tampubolon, SIK di masjid Al- Markaz Maros.

    Dalam vidio yang sudah disubscribe 100 lebih penonton di youtube saat ini ada testimoni Bupati Maros H. A. S. Chaidir Syam, S.Ip.MH. Sebagai apresiasi penulis dalam pembuatan mobil penyuluh dan buku tentang bahaya narkotika.

    Harapan penulis semoga dapat mewakili Kemenag Maros, lalu kemudian Kemenag Wilayah Prov Sulsel. Hingga nantinya meraih juara nasional dengan dua inovasi bidang penyuluhan tersebut yang dilakukan.

    WAKAF BUKU SAMA NILAINYA DENGAN WAKAF TANAH SEBAB BUKU LANGGENG JADI LITERASI.

    Kajian Dai Kamtibmas/Penyuluh Agama Islam Non PNS/DANI-Dai Anti Narkotika/DASI (Da’i Siber Indonesia) BY: Hamka Mahmud Seri 659 HP: 081285693559

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    TV REAKSIPRESS

    Reaksi Populer