Lainnya

    8 Hal sepele Yang Membuat Orang Lain Jengkel, Ke-7 Bikin Ketawa

    Artikel- reaaksipress.com -8 dari ekstraksi Book “Communication Of Hate”. Hal sepele, mengapa kita tak disukai orang lain ?, bahkan laku negatif kita seringkali dianggap hal biasa, padahal orang jadi mencibir, diuraikan dalam buku “Communication Of Hate”, dengan tanda tanya besar mengapa demikian, hal yang menjawab soal keintiman komunikasi dalam persfektif kekinian (kontemporer). Mengapa seseorang tak disukai atau buruk citranya dalam pergaulan. cobalah untuk hindari melakukan kebiasaan ini

    1. Keseringan Unggah foto
    sering menampilkan foto, yang tidak memberi kesan apa-apa, terlebih pembelajaran ke orang lain, studi ilmiah mengungkapkan , rata-rata orang tak terlalu respek pada pengguna media sosial yang mengunggah foto pribadi dengan jumlah berlebihan. Walaupun berbagi adalah hal positif, terlebih jika sesuatu yang Anda unggah melukai perasaan orang lain, yang lain lagi yaitu sangat merasa senang dengan memamerkan foto-foto untuk tampak atau kelihatan senang, dapat dikatakan pamer.

    2. Membahas Hal Tidak penting & Bahas hal yang terlalu pribadi
    di Medsos, apa aja diomongin, misal hal sepele seperti berikut “duh sakit kepalaku”, “sedang lapar nih” dan sebagainya, dalam peran Sahabat memang ia tempatnya curhat, tapi jangan gemar mengumbar hal yang terlalu personal padanya diawal hubungan pertemanan. Studi yang dilakukan Susan Sprecher dari Illinois State University menyarankan untuk berbagi hal sederhana terlebih dahulu seperti hobi atau kenangan masa kecil.

    3. Tampak Arogan, Sombong
    Alasan paling mainstreamyan. siapa sih yang suka sama orang sombong? tidak ada! Kalaupun ada, kita yakin orang-orang itu tidak lebih dari sekedar penjilat yang pura-pura menyukai karena menginginkan sesuatu. Rata-rata orang yang tinggi hati alias sombong itu membanggakan dirinya secara berlebihan supaya dapat pujian. Padahal, sering kali bukan pujian yang di dapat, tapi justru dia bakal menuai cibiran atau bahkan kebencian dari orang-orang disekitarnya.

    4. Tidak terbuka, Sok Pendam Masalah
    Seolah ketertutupannya itu berdampak baik, padahal manusi itu disertakan dgn penguasaan pada perasaan, terdapat kecendrungan terburu-buru karena perihal berikut, tokoh-tokoh penting di dunia dalam menerima hal ketidak senangan mereka lebih sering mengucilkan diri, dengan mencoba terapkan untuk dirinya karakter interover_Tak ada gunanya menyembunyikan emosi atau tidak mengutarakan pendapat yang sebenarnya dalam percakapan. Ini malah bisa jadi pencetus yang membuat Anda dianggap pribadi ‘palsu’ yang tidak bersikap natural.

    5. Selalu bilang “ya..”, “gampang…”
    Ungkapan atau pertanyaan dengan Perihal yang sulit, terkadang seseorang sering menjawabnya dengan enteng, semisal “ya…, semua bisa… gampang “, seberapa cakap anda menawarkan solusi atau menaggapi perihal tersebut, sebab manusia dalam komunikasi selalu merekam dengan baik, hal yang mirip janji-janji caleg dengan menenangkan pengikutnya. Anda mungkin berpikir bisa memenangkan hati banyak orang dengan selalu berbuat baik tanpa pernah berkata tidak. Faktanya, studi oleh Washington State University pada 2017 menunjukkan, mereka yang bersikap begitu dianggap tidak punya pendirian atau menyimpan motif khusus, hal ini merajuk ke sifat manusia modern.

    6. Terlalu Merendah
    Rendah hati adalah hal yang baik, tapi terlalu merendah dengan menjelekkan diri sendiri justru tak dianjurkan. Sebab, mereka yang melakukan self-criticism berlebihan terkesan tidak menghargai diri sendiri dan terlalu fokus pada kelemahan, merendah diri juga sebabkan hidup pesimis, dan selalu tergambar kesedihan, hal yang tak di sukai oleh teman sepergaulan.Jelas karakter demikian orangnya tidak inovatif, dan cendrung putus asa.

    7. Bau Badan
    Banyak wanita atau pria yang sensitif akan bau badan. Indera penciuman mereka begitu tajam, misal penciuman wanita bahkan melebihi para pria. Maka dari itu, ada bau yang aneh sedikit saja yang tercium dari badan Anda, kemungkinan besar mereka akan tahu. perihal bau badan sebab sangat malas mandi, juga malas mengganti pakaian dan kaus kaki yang mereka pakai, juga merupakan properti yang sering bikin kesal dalam komunikasi intens jarak dekat. Hal yang dapat saja terjadi bahwa relasi atau teman kita, pergi begitu saja bahkan mungkin tak menemui anda ke 2 kalinya.

    8. Lihat Ponsel di Tengah Percakapan
    off sejenak bermain ponsel di tengah percakapan dengan pasangan Anda. Jika hal ini tetap dilakukan, maka moment masa-masa liburan di akhir pekan dapat saja tidak terjadi, sebab ia jenuh sebab kau sibuk dengan hape saat rencana itu akan disepakati, bukankah momen yang tepat bagi sepasang kekasih untuk bertemu setelah satu minggu disibukkan dengan pekerjaan. Untuk itu, manfaatkan waktu ini sebaik mungkin. Urusan pekerjaan memang penting, tetapi Anda harus tahu betul kapan saatnya membagi waktu antara bekerja dan berkencan. Jika ingin mengangkat telepon atau membalas pesan kerja, mintalah izin secara baik dan jelaskan posisi Anda saat itu. Jangan diam membisu terpaku di depan layar telepon tanpa merespons setiap perkataan darinya.

    Diadaftasi dari buku “THE COMMUNICATION OF HATE”

    TV REAKSIPRESS

    Reaksi Populer