Maros – reaksipress.com – Forum Komunikasi Dara dan Daeng (FKDDM) Kabupaten Maros, menggelar parade karnaval baju daur ulang di pelataran anjungan kawasan kuliner malam PTB Maros, Senin (27/08/2020)

30 finalis Dara dan Daeng yang masih dalam tahap Upgrading mengikuti kegiatan yang wajib mereka ikuti dalam tahapan pemilihan dan akan mendapatkan nilai.

Ketua panitia kegiatan, Hermansyah, menuturkan “Parade baju daur ulang ini sengaja kami gelar agar seluruh finalis tidak hanya memiliki wawasan tentang kebudayaan dan kepariwisataan, juga tentu kami followup agar juga memiliki potensi dalam memanfaatkan limbah bekas,” katanya.

Pada saat parade, beberapa corak barang bekas yang diolah membentuk pakaian anti mainstream. Para finalis juga dituntut untuk memiliki jiwa intelektual dengan mengajak masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.

Sementara, Ketua Umum FKDDM, Fadillah Idris, berharap dengan kegiatan ini masyarakat bisa lebih sadar dan memperhatikan kebersihan lingkungan,

“Karena ada banyak sekali limbah sampah yang sangat sulit terurai, bahkan ada juga sampah yang terurai beratus-ratus tahun, seperti kaleng dan plastik keras,” katanya.

Kepala bidang Kesenian Dinas Pariwisata Maros, Andi Nurfaidah, S.H, M.H., juga turut mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh FKDDM.

“Ini bukan parade pertama kali yang digelar FKDDM dan memang sudah masuk di kegiatan wajib setiap tahun, saya juga sangat mengapresiasi langkah yang diambil oleh mereka, karena sangat jarang ditemui ada millenial yang membuat ekonomi kreatif seperti yang terlihat saat ini,” kata Kabid Kesenian.

Laporan : Guntur Rafsanjani
Editor : MR

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS