Maros,Sulsel – reaksipress.com – Sidang putusan akhir atas gugatan sengketa lahan yang diajukan oleh Dg. Nompo dan kawan-kawan terhadap lokasi 28 petani Salomatti akhirnya dibacakan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri kelas II Maros.

Meski sempat tertunda, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Maros pada kamis (28/05/2020), akhirnya menolak gugatan pengugat hingga perkara dinyatakan selesai dan memutuskan dimenangkan oleh pihak tergugat.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Maros, Mustamin, SH., MH. Mengatakan menolak bukti hasil yang dihadirkan oleh penggugat dengan alasan bukti kurang kuat, dan pihak penggugat sendiri banyak yang tidak hadir.

“Gugatan tidak dapat diterima, artinya syarat formal gugatan itu belum terpenuhi. letak lokasi yang dimaksudkan juga sangat tidak sesuai data dan faktanya, hingga Majelis Hakim memutuskan untuk memenangkan tergugat, karena masih ada syarat-syarat yang tidak terpenuhi, jadi tidak ada pokok perkara,” ujar Mustamin.

Sementara, Kuasa Hukum para petani Salomatti Ratna Kahali menjelaskan, bahwa 28 petani sudah menang atas lahan mereka sendiri dan majelis hakim mengatakan masih ada pihak yang harus dihadirkan oleh penggugat, karena objek tanah yang dimaksudkan sangat berbeda dengan bukti yang diterima.

“Sebelum ada putusan Kami sudah lebih siap, karena memang kita sudah menganalisa dan mengumpulkan data dari para petani yang tergugat sehingga kami juga punya banyak bukti untuk terus melawan,” pungkas Ratna, yang juga merupakan anggota LBH Makassar.

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS
Ads
Dirgahayu Bhayangkara Ke 74 - ReaksiPRESS