Maros.Sulsel – reaksipress.com – Dalam rangka mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat nelayan secara berkelanjutan, Universitas Teknologi Sulawesi (UTS) Makassar menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata di kawasan pesisir, Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Selasa,(26/11/2019).

Dalam Kegiatan, Mahasiswa UTS Makassar, diarahkan menjadi tenaga pemberdayaan yang dituntut untuk inovatif dan kreatif dalam mengidentifikasi kebutuhan nelayan pesisir agar dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat secara kreatif dan mandiri.

Salah satu cara yang dilakukan dengan menggalakkan kampanye sosialisasi terkait pengembangan dan manajemen usaha ekonomi kreatif.

Tidak hanya itu dalam kegiatan ini, KKN PPM – UTS Makassar juga mengelar sosialisasi lingkungan nelayan berkelanjutan tanpa sampah plastik.

Ibrahim, Koordinator Desa KKN UTS Ampekale mengatakan kegiatan sosialisasi ini terkait tentang ekonomi dan lingkungan yang ada dikawasan pesisir masyarakat bontoa dan ini akan terus dilanjutkan.

“Persoalan utama bagi masyarakat nelayan adalah kesejahteraan. Karena itu kami gelar kegiatan ini agar nelayan bisa lebih termotivasi membuat usaha kreatif dengan memanfaatkan sumber daya ekonomi dari laut dan pesisir.” Jelasnya.

Di sisi lain, pemukiman nelayan juga memiliki masalah besar pada lingkungan. Selain kumuh, kampung nelayan juga penuh dengan sampah plastik yang berbahaya bagi keberlanjutan kehidupan pesisir.” terang Ibrahim.

Dalam sosialisasi, Universitas Teknologi Sulawesi menghadirkan beberapa Dosen dan anggota WWF sebagai pemateri untuk merangsang kepekaan warga pesisir dalam menjaga lingkungan dan kawasan hutan mangrove.

Laporan : MR

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS