Maros.Sulsel – reaksipress.com – Palang Merah Indonesia ( PMI) Kabupaten Maros berhasil menyalurkan air bersih 350.000 liter ke warga Maros di beberapa kecamatan yang berdampak kekeringan dan kekurangan air bersih dari Agustus hingga Oktober 2019

Akibat kemarau panjang, PMI Kabupaten Maros yang dulunya hanya melayani 3 kecamatan kini harus melayani bantuan Air bersih hingga 6 kecamatan, yakni Kecamatan Mandai, Kecamatan Marusu, Kecamatan Tanralili, Kecamatan Maros Baru, Kecamatan Bontoa, dan Kecamatan Lau.

Pada musim kemarau di tahun- tahun sebelumnya PMI Kabupaten Maros hanya menyalurkan air bersih di 3 kecamatan saja , yakni kecamatan Bontoa, Maros Baru , dan Kecamatan Marusu.

Suryadi Ningrat selaku koordinator kegiatan menyebutkan bahwa sekitar 70 tangki telah disebar dibeberapa kecamatan diantaranya, Kecamatan Mandai 11 tangki, kecamatan Marusu 5 Tangki, Kecamatan Tanralili 4 Tangki, Kecamatan Maros Baru 16 tangki, Kecamatan Bontoa 33 tangki, dan kecamatan Lau 1 tangki.

“Kami sempat kesulitan dengan dengan banyaknya permintaan masyarakat, sementara untuk saat ini hanya ada satu armada yang tersedia.” Jelasnya.

Ia menjelaskan pula bahwa sebelumnya dua armada mobil pengangkut air dari PMI Sulsel turut membantu namun karena di Kabupaten lain juga mengalami hal sama maka satu armada dipindahkan ke daerah lain.

“Selain kekurangan armada, kelangkaan bahan bakar solar beberapa waktu lalu juga menjadi kendala distribusi air ke pelosok-pelosok desa.” tambahnya.

Suryadi berharap kekurangan air bersih akibat kemarau panjang bisa segera teratasi. Namun pihaknya berjanji akan berusaha memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga Maros yang mengalami dampak kemarau.

“Semoga semakin banyak yang peduli dengan kondisi ini.” pungkasnya.

Laporan : Haris, S. Sos

Berikan Tanggapan Anda
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS