Gowa – reaksipress.com – Sepasang kakek nenek Daeng Se’re dan Daeng Sali di Dusun Jonjo Desa Jonjo Kecamatan Parigi Kebupaten Gowa bisa dikatakan sebagai pasangan hidup semati.

Pasalnya keduanya meninggal hampir secara bersamaan. Keduanya meninggal Minggu siang, (1/9/2019).

“Kalau Kakek minnggal sebelum dzuhur kalau nenek setelah salat Dzuhur,” kata Sri Nur Fajrianti saat di konfirmasi.

Sri Nur Fajrianti yang masih merupakan cucu dari Daeng Se’re dan Daeng Sali menjelaskan keduanya meninggal lantaran sakit.

“Nenek sudah hampir setahun sakit dan mulai parah sekitar satu bulan lalu. Tapi kalu kakek kemarin baru mulai dia asma,” jelasnya.

Sri Nur Fajrianti juga menyebutkan bahwa keduanya meninggal karena faktor usia. Ia menyebutkan Daeng Se’re umurny sudah mencapai 102 tahun sementara Daeng Sali 95 tahun.

Selain itu, di hari yang sama dari Daeng Sali juga meninggal dunia. “Subuh tadi saudaranya kakek juga meninggal namanya Hj. Dikang. Dia tinggal di Desa Majannang tapi masih satu kecamatan yaitu Kecamatan Parigi,” ujarnya.

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS