Beranda Berita 4 Prajurit Viking Terbengis Sepanjang Masa, Salah Satunya Mulai Membunuh Saat Usia...

4 Prajurit Viking Terbengis Sepanjang Masa, Salah Satunya Mulai Membunuh Saat Usia Masih Belasan

Pandangan tentang bangsa Viking selalu menimbulkan ketakutan di hati penduduk pesisir.

Mereka selalu menjadi berita buruk bagi semua orang.

Bahkan ketika mereka tidak menyerang dan menjarah, mereka gemar bertengkar satu sama lain.

Ada begitu banyak viking yang bengisnya sulit untuk diredam, tapi 4 di antara inilah yang paling kejam.

4. Eric Bloodaxe

Dari usia dua belas tahun Eric melakukan apa yang dilakukan Viking.

Yakni menyerbu sepanjang pantai Baltik dan Eropa.

Ayahnya adalah Raja Norwegia dan memiliki banyak putra untuk mewarisi tahta, jadi Eric memecahkan masalah itu dengan membunuh saudara-saudaranya.

Hal itu menyebabkan dia mendapat julukan “Bloxade.”

Namun, Eric kemudian diusir dari Norwegia.

Kisah -kisah Norse menceritakan tentang Eric yang kembali menyerbu sebelum menetap di Northumbria dan menjadi rajanya.

Northumbria adalah kerajaan yang diperebutkan, dan Eric akhirnya terbunuh dalam pertempuran.

3. Bjorn Ironside

Bjorn menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk merampok.

Dia dan armadanya menggerebek di sepanjang pantai Prancis, Spanyol, Sisilia, Afrika Utara dan Italia.

Di sebuah kota di Italia, pasukan Bjorn tidak mampu menembus tembok, jadi dia pura-pura mati dan meminta anak buahnya meminta para imam kota untuk menguburnya di tanah yang disucikan.

Ketika peti jenazahnya dibawa ke gereja, Bjorn melompat keluar , berjuang menuju gerbang kota, dan membukanya sehingga anak buahnya bisa menyerbu.

Dia terus menyerang sampai kekalahan di Selat Gibraltar di mana ia kehilangan empat puluh kapal.

Setelah itu menghabiskan sisa hidupnya ke Skandinavia dengan kekayaan dan kenyamanan.

2. Erik the Red

Membunuh adalah kebiasaan bagi Erik: pertama dia diasingkan dari Norwegia karena pembunuhan.

Dia pindah, tetapi setelah membunuh dua tetangga , dia diasingkan lagi.

Selanjutnya dia menetap di Islandia , tetapi, sekali lagi, dia berkelahi dan membunuh beberapa orang dan ditendang keluar untuk jangka waktu tiga tahun.

Jelas, kerajaan yang sudah mapan tidak bisa menahannya, jadi Erik berlayar ke barat, menemukan Greenland , dan menghabiskan pengasingannya menjelajah.

Kembali ke Islandia, dia merekrut lima ratus pria dan wanita untuk mendirikan koloni di Greenland.

Erik mendirikan dua pemukiman di Greenland dan mendeklarasikan dirinya sebagai kepala suku.

Dia tetap tinggal di Greenland selama sisa hidupnya, menjadi ayah seorang anak perempuan dan tiga putra, salah satunya adalah penjelajah Leif Eriksson.

1. Egil Skallagrimsson

Egil Skallagrimsson adalah juga seorang penyair.

Dia menulis puisi pertamanya ketika berusia tiga tahun dan membunuh anak lelaki lain dengan kapak ketika dia berusia tujuh tahun.

Egil terus menulis puisi dan membunuh saat dia tumbuh dan akhirnya dipaksa untuk lari dari Norwegia ketika raja memutuskan tingkahnya harus disudahi.

Menjadi penjahat memberi Egil kesempatan untuk menjarah dan merampok.

Konon dia menjarah dan memanfaatkan giginya untuk merobek tenggorokan, dia juga mencungkil mata.

Setelah seumur hidup berkelahi dan menulis puisi epik, Egil meninggal dengan tenang di usia 80-an, setelah membunuh seorang budak.

Muflika Nur Fuaddah

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS

Must Read

Debat Publik Pilkada Maros 2020, Maros Unggul Banjir Pujian Dari Youtubers

Maros.reaksipress.com - Acara debat publik pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Maros oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Maros, baru saja usai digelar di...

Closing Statement, Maros Unggul sampaikan pesan damai, Siap Kalah Tapi Lebih Siap Menang

Maros.reaksipress.com - Pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Maros nomor urut 3 (tiga) dengan tagline Maros Unggul, HA Harmil Mattotorang-HA Ilham Nadjamuddin, menyampaikan pesan...

Chaidir Syam Puji Pembangunan Disegala Sektor Era Hatta Rahman-Andi Toto

Maros.reaksipress.com - Pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Maros nomor urut 2 (dua) Chaidir Syam-Suhartina Bohari, memuji keberhasilan pembangunan infrastruktur masa kepemimpinan HM Hatta...

Sumur Untuk Santri Rumah Quran Labuhanbatu Selatan

Nasional - reaksipress.com - Ketersediaan air merupakan salah satu penunjang penting berlangsungnya proses pendidikan dengan baik dan nyaman. Seperti yang dirasakan oleh masyarakat dan...

Libur Panjang, Polres Maros Siagakan Personil di Tempat Wisata

Maros - reaksipress.com - Mengantisipasi lonjakan pemudik serta meningkatnya aktivitas wisata oleh masyarakat, Polres Maros menggelar Apel Kesiapan Pengamanan Libur Panjang bertempat di Lapangan...
TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS