Makassar – reaksipress.com – Acara bazar yang digelar di Asrama Fak-Fak Papua Barat yang terletak di Jl. Perintis Kemerdekaan 7 lrg 2 Tamalanrea Kota Makassar yang diinisiasi oleh Himpunan Pelajar mahasiswa Papua Barat yang di Ketuai oleh Rustam Cambory Ketua Umum HPM PB dan Ketua Asrama Rano Karno berlangsung sangat meriah dan penuh nuansa kekeluargaan.

Dalam acara Bazar yang digelar di pelataran asrama diikuti oleh sekitar 100 orang mahasiswa putra dan putri asal Papua Barat dan diiringi live musik.

Tidak terlihat adanya ketegangan dan kesenjangan sosial serta sekat yang membedakan antara mahasiswa HPM PB dan mahasiswa asli Bugis-Makassar. Mereka semua berbaur menjadi satu anak bangsa yang bangga dan cinta trhadap NKRI.

Bangga sebagai satu bangsa yang merdeka dan majemuk dari berbagai ragam budaya, terbukti dalam pelaksanaan acara para mahasiswa HPM Papua Barat menyanyikan lagu daerah Bugis-Makassar yaitu Balo Lipa dan Tabbere-berre serta banyak lagu khas Papua yang menunjukkan rasa cinta dan kesyukurannya hidup ditanah Papua yang katanya walaupun kulitnya hitam tapi hatinya suci, selain itu pihak panitia juga menampilkan vidio tentang keindahan alam dan aneka budaya tanah papua yang dikelilingi oleh laut dan gunung yang sangat kaya dengan sumber daya alam.

Dari wawancara terhadap Muhammad Ridwan mahasiswa Fakultas Tekhnik Unhas Makassar yang berasal dari Monokwari menuturkan sangat bangga dan bersyukur menjadi warga negara Indonesia yang lahir dan besar di Papua.

Menurutnya, walaupun ia sebagai warga asli papua tapi kehidupan sosial yang ia rasakan di Papua sangat luar biasa kebaikan tuhan dan kebaikan pemerintah. Ia mengisahkan bahwa ditempat tinggalnya di Monokwari sehari-harinya berbaur dengan warga non pribumi seperti Bugis-Makassar, jawa, batak, manado dan ragam suku dari berbagai Propinsi di Indonesia.

Selama 3 tahun ia brada di Makassar kecintaannya terhadap Makassar semakin hari semakin tumbuh bagaikan ia mencintai gadis cantik bertubuh molek nan indah, hal itu ia buktikan denga kesenangannya makan makanan khas seperti coto dan konro yang hampir tiap hari ia cicipi setiap ada kesempatan.

Muhammad Ridwan juga pada porda sulsel thn 2018 lalu dipusatkan di Kab. Pinrang dirinya ikut menjadi atlet karate mewakili kab. Gowa dan berhasil menyabet juara 3.

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS