Sidak! 2 Tambang Galian (C) di Desa Pattontongan Maros Ditutup

1280
0

Maros – reaksipress.com – Maraknya Aktivitas pertambangan galian C di 4 kecamatan Kabupaten Maros, membuat kalangan masyarakat sekitar resah. Betapa tidak, selain mengeruk material. Tambang-tambang tersebut menjadi penyebab polusi udara, banjir dan longsor saat musim penghujan dan hujan debu disaat kemarau.

Belum lagi aksi ugalugalan sopir pengangkut material yang beberapa kali menelan korban jiwa. Seperti baru-baru ini anak umur 12 tahun harus meregang nyawa akibat serempetan truk pengangkut material tambang.

Hal tersebut membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maros, komisi I dan II bersama Danramil Mandai, Kapolsek Mandai, Camat Mandai, Kepala Desa Pattontongan, Pengurus PP- HPPMI Maros Serta beberapa Tokoh masyarakat sekitar melakukan sidak ke lokasi tambang yang terletak di Desa Pattontongan, Kecamatan mandai. Selasa,(02/07/2019)

Dalam sidak tersebut anggota Komisi I dan II DPRD Maros melakukan penutupan di dua titik penambangan.

“Selain meresahkan warga sekitar, tambang ini juga kita tutup karena melanggar perjanjian tambang yang disepakati bersama warga sekitar sebelumnya,” ujar ketua komisi II Hasmin Badoa.

Ia menegaskan bahwa aktivitas tambang tidak dibenarkan sebelum tuntutan warga dipenuhi,”sama sekali tidak boleh. Tuntutan warga itu,” katanya.

Adapun isi tuntutan masyarakat sekitar atas dampak tambang itu

1. Menuntut penambang bertanggung jawab apabila terjadi luapan air akibat aktivitas tambang

2. Bersedia memberikan ganti rugi kepada pemilik lahan pertanian apabila dikemudian hari areal persawahaan tertimbun lumpur

3. Bersedia memberikan ganti rugi apabila dalam aktivitas tambang terjadi longsoran pada lokasi pemilik lahan lain.

4. Bersedia melaksanakan batas – batas operasional penambangan sesuai dengan titik yang telah disepakati dengan masyarakat

5. Bersedia membangun turap pada titik rawan longsor

6. Bersedia menjaga kelestarian lingkungan dan menjaga situs yang berada lokasi tambang.

7. Bersedia membuat fasilititas saluran penampungan limbah tambang.

8. Bersedia mengatur kendaraan keluar masuk volume muatan dibatasi dan ditutup penuh terpal

9. Bersedia melakukan penyiraman dalam 3 sehari dengan keadaan jalur yang dilalui pengerukan tumpukan tanah ditengah jalan

10.bersedia memperbaiki area jalan masuk tambang

11. Bersedia menghentikan aktivitas penambangan jika hujan

12. Bersedia melaksanakan aktivitas operasional mulai jam 08.00 sampai dengan 17.00 pada hari jumat istirahat jam 11.00 sampai jam 13.00

13. Bersedia memberikan fasilitas sosial kepada warga yang tergolong prasejaterah.

Laporan : Isla

Apa Komentar Anda ?
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS