China Membangun Kota Islam Terbesar di Dunia

10
0

Imron Rosyadi Hamid, Rais Syuriyah PCI NU Tiongkok, mengatakan bahwa pada tahun 2020 Tiongkok akan menyelesaikan pembangunan Hui Culture Parksebagaimana dilansir dari mlife.

Hui Culture Park, sebagaimana dijelaskan dalam situs china.org  adalah satu-satunya tempat wisata di China yang akan menyajikan tema tentang budaya, agama, dan tradisi etnis Hui di China. Di taman ini pengunjung dapat sepenuhnya menikmati budaya rakyat Hui, agama, tarian, lagu, film, dan makanan.

Yang dimaksud dengan budaya Hui adalah integrasi budaya Islam dengan budaya tradisional China dari zaman Dinasti Han (abad ke-3 SM sampai 3 M)  dan Dinasti Tang (abad ke-7 sampai 10 M).

Imron menjelaskan, “(Hui Culture Park) dibangun di atas lahan seluas 67 hektar di Yongning Kota Yinchuan China, Hui Culture Park didesain khusus sebagai ‘jembatan peradaban China dan Arab’ (Sino Arabic Cultural Bridge) sehingga jangan heran jika di tempat ini banyak ditemui tulisan transliterasi China ke tulisan Arab.”

“Hui Culture Park dibangun dengan biaya 3,5 miliar dollar Amerika (sekitar 45 triliun rupiah). Hui merupakan nama etnis Muslim di China yang tinggal di sisi barat utara China dan menjadi etnis yang mampu melakukan akulturasi antara Islam dan budaya China,” ujar Imron.

Terkait hubungan Indonesia dengan suku Hui, Imron menjelaskan, “Di zaman Soekarno, ada satu tokoh Hui bernama Dapusheng yang sangat berjasa membangun komunikasi antara muslim China dan Indonesia.”

Imron menambahkan, bahwa selain dibangun masjid-masjid dengan arsitektur ala Taj Mahal dan Timur Tengah, Hui Culture Park juga dilengkapi dengan museum, taman-taman raksasa, dan berbagai fasilitas lain termasuk tempat pameran atau expo dan restoran halal.

“Jadi kalau sekarang ada pihak-pihak yang terus mengembangkan isu bahwa China menindas Islam, maka Hui Culture Park akan membantah semua tuduhan itu,” pungkas Imron_

Sumber : PH/IslamIndonesia.

Apa Komentar Anda ?
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS