Ada yang unik dari rest area KM 88B tol Cipularang. Di tempat ini ada sebuah bangunan yang jika dilihat dari luar, akan nampak seperti bangunan aneh.

Bangunan berarsitektur futuristik ini berwarna abu-abu dengan beberapa jendela yang menempel dan menara tanpa adanya ornamen apapun di atasnya.

Al-Safar nama bangunan unik tersebut. Tidak akan ada yang menyangka sebelum memasukinya, bahwa bangunan unik itu adalah sebuah masjid besar dengan kapasitas 2000 orang.

Bentuk unik yang menyerupai bongkahan kasar batu permata itu di desain oleh walikota Bandung, Ridwan Kamil empat tahun lalu, sebelum dirinya menjadi orang nomor satu di Kota Bandung seperti saat ini.

Hal tersebut dikatakan oleh Humas Jasa Marga cabang Purbaleunyi, Adhi Sujana saat ditemui di masjid yang disebut sebagai masjid terbesar di rest area se-Indonesia ini.

“Ini yang mendesain adalah orang ternama di Kota Bandung, bapak walikota Ridwan Kamil, pada tahun 2012 sebelum jadi Walikota. Karena latar belakang beliau adalah seorang arsitek, maka dibuatkan bentuk masjid yang bentuknya futuristik,” kata Adhi.

Menurut keterangan yang disampaikan Ridwan Kamil saat peresmian masjid Al Safar, Jumat (18/5/2017) lalu. Adhi menyebut masjid dengan luas masjid 6000 meter, yang dikelilingi oleh taman dan beberapa air mancur itu akan bersinar di malam hari.

Masjid Unik Rest Area KM 88 B Cipularang Karya Ridwan Kamil

“Mesjid ini didesain sebagai bentuk permata. Permata, yang kalau malam seolah mengeluarkan sinar dari (dalam) masjid ini, kadang orang juga menyatakan bahwa kaya bentuk peci,” sebutnya.

Dengan lokasi yang berada di tengah-tengah gersangnya jalan tol dari Bandung menuju Jakarta. Masjid Al-Safar ini menjadi destinasi tujuan, di sela-sela kelelahan mengemudi sepanjang jalan tol Cipularang.

“Kebetulan pada saat pembangunan rest area disini, dibuatlah km 88A 88B karena posisi mungkin agak ditengah tengah. Jakarta tidak terlalu jauh, dan dari Bandung. Untuk mereka beristirahat cukup nyaman,” tutur Adhi.

Masjid futuristik ini tidak terlihat memiliki ciri khas sebuah tempat beribadah umat Islam, seperti kubah atau lambang bulan bintang. Namun salah satu ciri khas itu akan terlihat jelas dan indah jika datang saat malam hari.

Al-Safar memiliki sebuah menara yang menjulang di tengah-tengah kolam air mancur, tiang itu akan memancarkan sinar laser ke langit atau tembok masjid membentuk bulan dan bintang, yang menjadi? lambang sebuah masjid.

“Orang melihat kok gak ada bulan bintangnya sebagai simbol dari masjid, kita itu menyediakan bahwa ada sinar bentuk laser dari menara itu, yang bisa dipantulkan keatas nanti akan terlihat kalau malam hari itu sepeti bulan dan bintang itu seolah di atas langit, atau ke tembok dengan 30 warna berubah-ubah,” jelasnya.

Muhammad Heryadi, selaku pengurus masjid di rest area KM 88 pun menjelaskan bahwa saat adanya masjid Al-Safar ini, pengunjung masjid semakin banyak, dari yang sebelumnya hanya memiliki mushola kecil di area tersebut.

“Masjid Al-Safar yang berarti perjalanan, untuk orang-orang yang melakukan perjalanan jadi bisa istirahat di sini. Tanggapan masyarakat senang, positif, kata mereka masjid ini seperti masjid di Madinah, arsitektur dan suasananya,” jelas Heryadi.

Dirinya pun menambahkan, masjid yang di dalamnya ada hiasan yang membentuk ayat-ayat Al-Quran dari surat Al-Baqarah ini tidak hanya digunakan bagi para pengendara yang melintas tol Cipularang, masyarakat sekitar pun banyak yang menggunakan masjid ini.

“Kalo masjid yang sebelumnya kan, di hari Jumat digunakan Jumatan sampe tidak tertampung, kalo disini insyaallah dengan kapasitas sampai 2000 orang bisa digunakan Jumatan dengan nyaman, mungkin juga nanti saat shalat Ied bisa disini,” pungkasnya.

Sebelumnya, masjid Al-Safar di rest area KM 88B tol Cipularang ini telah di resmikan oleh Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani, beserta Ridwan Kamil pada Jumat (18/5/2017) lalu. Kedepannya, di area tersebut pun akan juga dilengkapi restoran-restoran ternama, bagi pengguna jalan agar bisa lebih nyaman berada di rest area tersebut.

Berikan Tanggapan Anda
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS