Makassar.Sulsel – reaksipress.com – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) bakal melakukan pengawasan ketat pada tahun politik 2019 mendatang. Dimana, pada 17 April 2019 akan dilakukan Pemilu serentak, antara Pileg dan Pilpres. Jum’at (21/12/2018).

Koordinator Bidang Kelembagaan, Riswansyah Muchsin mengatakan bahwa pihaknya berharap dukungan dan motifasi, agar jalanya penyiaran menjadi lebih sehat dan lebih banyak memberikan warna.

“Karena kita ketahui bersama di tahun 2019 ini, kan tahun politik pada pilpres dan ada pemilihan anggota legislatif yang baru. Sehingga tanpa dukungan dari semua pihak Saya rasa kinerja kinerja KPID di Sulsel, kita pasti akan mengalami hambatan – hambatan,” kata Riswansyah Muchsin pada diskusi akhir tahun KPID Sulsel yang bertajuk “Dinamika Penyiaran 2018 di Sulsel”, di Hotel Demelia Makassar.

Menurutnya, kerja-kerja komisi penyiaran Indonesia daerah wilayah Sulsel, dalam menghadapi tahun pemilu tentu banyak hal yang harus di lakukan terutama dalam bidang pengawasan, itu karena kalau misalnya tidak diawasi bisa-bisa kebablasan.

KPID kata dia, punya peran penting dimana sebagai pembelajaran politik, terutama bagaimana mensosialisasikan program program pemerintah atau program-program calon-calon pemimpin di 2019 nanti.

“Ini tentu peran penyiaran lebih diutamakan lebih ditunggu oleh publik, penguasaan kita kalau pengawasan terhadap lembaga penyiaran di 2019 untuk kita akan lebih selektif lagi lebih memperketat apalagi apa 2019 itu kantong politik tentunya,” pungkas dia.

Sekedar diketahui, dalam dialog itu Riswansyah dipanel dengan Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran Herwanita, dan Koordinator Bidang Fasilitasi dan Infrastruktur Perizinan Andi Muhammad Irawan, S.S.

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS