Maros.Sulsel – reaksipress.com – Hujan deras disertai petir telah mengguyur sebahagian wilayah Kabupaten Maros, sekitar pukul 15.14 wita, siang tadi. Akibatnya, satu keluarga yang tengah membajak sawah untuk persiapan tanam padi, tersambar petir di Dusun Bontoramba, Desa Bontomate’ne, Kecamatan Mandai, Maros.

Adalah Subhan (41) bersama istrinya Nurlinda (38) beserta kedua anaknya bernama rifky (16) dan Muhammad agil (4).

Keempat warga Bontoramba ini, tengah membajak sawah untuk persiapan menanam padi pada esok harinya, saat mereka sibuk membajak langit tampak mendung menandakan sebentar lagi turun hujan.

Keempatnya pun bergegas ke rumahan sawah untuk berteduh dan sejenak beristirahat. Hujan deras, angin kencang disertai petir pun mengguyur. Naas, seketika petir menyambar rumahan sawah yang ditempatinya berteduh dan keempatnya pun terpental.

Kapolsek Mandai AKP Asgar Asgaf, kepada wartawan mengatakan bahwa keempat warganya itu terpental, dimana Subhan terpental kedepan, sedangkan anak dan istrinya terpental kebelakang.

“Subhan terpental kedepan dengan kondisi tersungkur sementara istri dan anaknya terpental kebelakang saat kejadian. Saat itu Subhan masih sadarkan diri, setelah istrinya pergi untuk mencari pertolongan, Subhan pun meninggal di tempat,” ujar AKP Asgar.

Lanjut Asgar, bahwa sempat anak Subhan ikut tersambar petir pada bahagian tangan kanannya, namun hanya mengalami luka.

Saat ini, korban telah dievakuasi dari lokasi kejadian ke rumah duka. Rencananya, jenazah akan dikebumikan pada esok hari.

Laporan : Isla

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS