Maros.Sulsel – reaksipress.com – Aliansi Pena Merah (APM) Maros, desak kepada Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros agar menagih tunggakan wajib pajak PT Semen Bosowa di Maros.

Sekretaris Jendral (Sekjen) APM Maros, Amir Kadir mengatakan, mengapa Pemkab Maros dalam hal ini, Dispenda tidak ada upaya untuk menuntaskan serta menagih pajak PT Semen Bosowa di Maros yang sudah mencapai hingga milyaran rupiah.

“Apabila pihak Dispenda tidak dapat menagih pajak Semen Bosowa, maka kami akan meminta kepada pihak Jaksa selaku pengacara negara untuk menagih pajak yang sudah mencapai puluhan milyaran rupiah, agar segera diselesaikan,”katanya.

Menurutnya, jika tunggakan itu dibiarkan dapat menghambat pembangunan dan infrastruktur serta program pembangunan yang ada di Pemerintah Kabupaten Maros.

“Kenapa Pemkab Maros selama ini tidak berani atau kurang serius menagih tunggakan puluhan milyar yang belum terbayarkan. Apakah selama ini tidak ada upaya paksa yang dilakukan oleh Pemerintah dalam hal ini Pemkab Maros, untuk merealisasikan pembayaran pajak PT Semen Bosowa,”katanya.

Menurutnya, hal ini menjadi pertanyaan dari berbagai pihak, karena pemilik PT Semen Bosowa seolah-olah mendapat keistimewaan dalam pembayaran tunggakan pajak.

“Apakah perusahaan PT Semen Bosowa ini milik Aksa Mahmud, sehingga Pemkab Maros tutup mata melihat tunggakan pajak Bosowa. Padahal sudah jelas penunggak pajak baik disengaja dan tidak sengaja dapat dipidana,”paparnya.

Terkait sorotan Aliansi Pena Merah (APM) Maros, kepada PT Semen Bosowa atas pajak yang belum terbayarkan. Kepala Dinas Pendapatan Daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros, H. Takdir membenarkan bahwa masih ada yang belum terbayarkan.

“Pajak mineral dan batuan PT Semen Bosowa di tahun 2016 dan 2017, masih ada tertunggak sekitaran 19 milyar yang belum terbayarkan. Sedangkan pajak berjalan di tahun 2018 baru dibayarkan sebesar, 5 milyar dan diperkirakan masih tertinggal sekitar ,6 milyar. Sementara target kami sekitar 11 milyar,”kata Kadispenda Maros, H. Takdir.

Pihak Dispenda Maros, setiap bulannya melakukan penyuratan kepada PT Semen Bosowa, bahkan pihak Dispenda Maros sudah melakukan pemasangan spanduk peringatan pembayaran pajak di setiap perusahan yang berada di Kabupaten Maros.

“Kami terus menagih wajib pajak Bosowa, namun pihaknya mengatakan terhadap kami bahwa pihaknya mengusahakan untuk menyelesaikan pajaknya yang masih tertunggak,”katanya, Rabu, 15 Desember 2018.

Ia menambahkan, pihaknya berharap dan meminta kepada PT Semen Bosowa, agar sekiranya pajak yang tertunggak di tahun 2016 dan 2017 segera dilunasi dan dibayarkan.

“Ketika pihak PT semen Bosowa tidak dapat melunasi secara keseluruhan namun setidaknya bisalah dibayar secara bertahap. Pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sudah tahun lalu, sudah mencatat piutang Pemda Maros dan sudah menjadi temuan BPK,”tutupnya.

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS