Gowa.Sulsel – reaksipress.com – Ribuan Bakul Maulid Nabi Muhammad SAW pada kegiatan Maudu Adaka RI Gowa menghiasi pelataran Masjid Agung Syekh Yusuf, Jalan Masjid Raya, Sungguminasa, Selasa (20/11/2018).

Bakul Maudu Adaka Ri Gowa itu dihias bersama makanan hasil bumi seperti telur, songkolo, sayur, hingga buah-buahan. Bahkan ada yang menambahkan makanan modern seperti biskuit.

Bakul Maudu Adaka Ri Gowa tersebut disediakan oleh tim Satuan Instansi tingkat Pemerintah Daerah (SKPD) dan kecamatan beserta kelurahan dan desa di Gowa. Tak sekedar berniat membagi isi bakul kepada masyarakat Gowa, masing-masing instansi pemerintah juga saling memamerkan hasil kreasinya dalam menghias bakul demi mendapatkan juara terbaik pilihan juri.

Tak tanggung-tanggung, keseluruhan jumlah bakul yang ada tahun ini mencapai 3.000 bakul. Hal ini melebihi ekspektasi serta melebihi jumlah peserta yang hadir.

“Tahun ini, jumlah Bakul Maudu Adaka Ri Gowa berdasarkan laporan sudah 3.000. Ini sudah lebih dari standar. Padahal, standarnya itu Kita perhitungkan 2.505 bakul. Ini sudah melebihi orang yang hadir yang hanya ratusan orang, tidak sampai ribuan,” Kata Kepala Dinas Sosial Gowa, H. Syamsuddin selaku panitia pelaksana.

Dasarnya seperti tahun lalu, memang tiap SKPD, kecamatan beserta kelurahan dan desa diminta untuk menyiapkan minimal 15 bakul Maudu Adaka Ri Gowa. Namun ternyata malah ada yang mengumpulkan lebih dari standar. Akhirnya bakul Maudu Adaka Ri Gowa menjadi lebih melimpah dari target.

“Alhamdulillah antusias setiap Desa/Kelurahan itu sangat tinggi, karena per desa itu menyiapkan minimal 15 bakul bahkan ada yang lebih, jadi jika dikali dengan 167 desa dan kelurahan di Gowa, maka ada 2.505 bakul, itu kalau 15 bakul setiap desa tapi tadi banyak yang melapor jika lebih dari 15 bakul, ditambah lagi dengan SKPD lainnya jadi total bisa mencapai 3000 bakul maudu. Semua itu disiapkan untuk masyarakat Kabupaten Gowa,” jelas Syamsuddin.

Maudu Adaka Ri Gowa merupakan pagelaran dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Dilaksanakan setiap tahunnya sebagai momentum bersejarah bagi umat islam sekaligus tanda kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

“Setiap tahunnya kita selalu rutin menggelar peringatan maulid, bahkan setiap tahunnya bertambah, artinya bertambah jumlah bakulnya dan bertambah antusias masyarakat Kabupaten Gowa sehingga akan banyak pula yang tau makna dari maulid ini seperti apa,” terangnya.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dalam sambutannya mengatakan bahwa Maudu Adaka Ri Gowa merupakan tradisi yang dilakukan pemerintah Kabupaten Gowa bersama semua masyarakat untuk selalu ingat kepada Rasulullah SAW.

“Ini salah satu syiar islam untuk mengajak seluruh jajaran Pemkab Gowa mulai dari SKPD hingga Pemerintah Desa agar selalu berbagi kepada masyarakat melalui maulid ini,” ungkapnya.

Olehnya, Adnan berharap dengan adanya kegiatan ini Pemkab Gowa dan masyarakat bisa menjalin kebersamaan dan menjaga kekompakan.

“Selain menunjukkan kecintaan kepada Allah dan Muhammad SAW tetapi juga sekaligus menunjukkan kecintaan kita terhadap sesama untuk bisa saling berbagi di Maudu Adaka, dan semoga dimomentum ini kita tetap menjaga kebersamaan dan kekompakan dengan masyarakat,” harap Adnan

Sementara itu, dari hasil penjurian hias Bakul Maudu tingkat SKPD, BKPSDM menjadi juara 1 diikuti Dinas Perdagangan dan perindustrian di tempat ke-2 dan Dinas Perhubungan di juara 3. Adapun juara Harapan 1 didapatkan oleh Dinas Pelayanan terpadu Satu Pintu, Harapan 2 Kodim serta Harapan 3 Sekretariat Daerah.

Sedangkan tingkat Kecamatan, Palangga menduduki tempat pertama, Somba Opu ke-2 dan Bungaya di tempat ke-3. Untuk juara Harapan 1 didapat Bajeng, Harapan 2 Tinggi moncong, dan Harapan 3 oleh Kecamatan Bontomarannu.

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS