Maros.Sulsel- reaksipress.com -Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Maros menggelar pembukaan Diklat Terpadu Dasar (DTD) Angkatan Ke III di Alkah Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyyah di Dusun Sentosa, Desa Lekopaccing, Kec. Tanralili, Kab. Maros Jum’at, (2/11/2018) lalu.

Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Maros, Abrar Rahman menegaskan bahwa Diklat Terpadu Dasar (DTD) Angkatan Ke III adalah pintu awal untuk masuk menjadi anggota atau kader Ansor/Banser.

Siapapun yang ingin menjadi anggota atau kader Ansor/Banser wajib hukumnya melalui pintu kaderisasi yang disebut DTD, mulai hari ini Jum’at sampai senin (2-4/11/2018), Diklat Terpadu Dasar Angkatan ke III ini diikuti 100 peserta lebih yang berasal dari Kabupaten Maros dan Pangkep.

Ansor/Banser adalah benteng Ulama-Ulama Nahdlatul Ulama dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dalam pelatihan ini ditanamkan kecintaan kepada Ulama-ulama Nahdlatul Ulama (NU), menjadi benteng penjaga ulama-ulama, menjaga tradisi Islam Ahlusunnah Wal Jamaa’ah dan menanamkan kecintaan kepada Bangsa Negara Indonesia.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Sulawesi Selatan, Rusdi Idrus dalam sambutannya menekankan bahwa tujuan utama Ansor/Banser didirikan bertumpu pada dua hal penting, pertama berfungsi menjaga ulama-ulama khususnya ulama-ulama NU, karena ulama itu adalah pewaris para Nabi, kedua menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

NKRI tercinta ini wajib kita jaga, karena disini kita lahir dan menghirup udara segar, makan dan minum, hidup dan beribadah menyembah Allah SWT, karena itu eksistensi NKRI wajib kita jaga supaya kita bisa menjalankan ibadah kepada Allah SWT dengan khusyu’, dalam suasana yang tenang, aman dan damai.

Sejarah membuktikan, sebagian negara-negara di Timur Tengah sana hari ini hancur lebur akibat perang saudara, tidak terhitung sudah berapa banyak nyawa yang sudah melayang percuma akibat konflik sesama saudara se iman.

Awalnya karena provokasi dan saling mengkafirkan satu sama lain sehingga berujung konflik fisik hingga pemberontakan kepada pemerintahan yang sah sehingga terjadilah kerusuhan atau chaos.

Negara-negara seperti Irak, Libia, Suriah hari ini menjadi negara gagal, sehingga sebagian besar warganya memilih menjadi eksodus ke luar negeri dan justru meminta perlindungan atau suaka ke negara-negara Eropa, Australia bahkan Amerika.

Kita tentu tidak ingin Bangsa Indonesia yang sangat kita cintai ini jatuh pada lubang konflik atau perang saudara yang berkepanjangan, karena itu Ansor/Banser bersama TNI/Polri dan seluruh komponen masyarakat lain bersatu padu menjaga NKRI dari perpecahan, karena Ulama-Ulama NU menegaskan bahwa Hubbul Wathan Minal Iman atau cinta tanah air sebagian dari Iman, ini harga mati bagi kader Ansor dan Banser.

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS