Maros.Sulsel – reaksipress.com – Direktorat Jenderal (Dirjen) Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Wiratno meninjau lokasi daerah penyangga Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) di Kabupaten Maros, Sabtu (3/11/2018).

Kunjungan dilakukan di Dusun Pattiro Desa Labuaja Kecamatan Cenrana. Kunjungan ini diisi dengan diskusi bersama kelompok masyarakat calon pengelola zona tradisional Dusun Pattiro dan penandatanganan piagam kerja sama konservasi.

Wiratno mengemukakan, peninjauan ini sehubungan dengan kerjasama kemitraan antara Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung dengan masyarakat sekitar kawasan taman nasional.

“Dengan kerjasama ini, masyarakat diharapkan dapat lebih memanfaatkan potensi kawasan yang bersifat HHBK atau hasil hutan bukan kayu dan diharapkan kedepan bisa tetap melestarikan kawasan hutan, karena masyarakat adalah garda terdepan dalam menjaga kawasan hutan,” ujarnya.

Ditambahkannya, dalam beberapa tahun terakhir ini, masyarakat telah banyak memproduksi HHBK yang saat ini telah mengeluarkan produk unggulan yaitu madu dan jamur.

Selain bertemu masyarakat sekitar hutan, kunjungan ini juga dilakukan peninjauan habitat Spatgodea campenulala yang berada di Dusun Pattiro, kawasan hutan Karaenta dan Pattunuang. Spathodea campanulata disebut juga pohon hujan atau “pohon muncrat” dalam bahasa Sunda dan crut-crutan dalam bahasa Jawa.

Dalam peninjauan itu dilakukan perjalanan dari lokasi habitat Spatgodea campenulala di Dusun Pattiro ke lokasi pengembangan sarana dan prasarana site wisata Pattunuang Asue dan pembangunan jalan nasional di kawasan TN Babul.

Sementara Kepala Balai TN Babul, Yusak Mangetan mengemukakan, kemitraan konservasi merupakan salah satu cara baru pengelolaan kawasan konservasi dengan menjadikan masyarakat sebagai subjek pengelolaan, artinya masyarakat memangang kunci dalam menjaga kelestarian kawasan.

Kedatangan Dirjen KSDAE KLHK ini juga memantau pengesahan perjanjian kerjasama dengan masyarakat, kelompok tani hutan Bukit Harapan Bulu Tanete, Tunas Muda, Patiro Bulu, Sonrea, Wanua Deceng, Patanyamang 1, Patanyamang 2, Labonge, dan Banga Bangae.

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS