Beranda Berita Tangkal Radikalisme dan Aliran Sesat, KEJARI Pangkep Bentuk PAKEM

Tangkal Radikalisme dan Aliran Sesat, KEJARI Pangkep Bentuk PAKEM

Pangkep.Sulsel- reaksipress.com -Dalam upaya menangkal Radikalisme dan aliran sesat di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulawesi Selatan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkep membentuk Tim Pengawas Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan atau disingkat PAKEM, yang terdiri atas unsur Kejaksaan, Polri, TNI, Kementerian Agama, MUI, Pemerintah Daerah hingga tokoh masyarakat.

Kepala Kejari Pangkep, Firmansyah Subhan (kajari Pangkep) yang juga ketua PAKEM mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mencegah berkembangnya faham radikalisme ditengah masyarakat

“Kita bentuk ini untuk mencegah aliran-aliran sesat yang berkembang di masyarakat. Ini juga sebagai media komunikasi yang tidak hanya dilakukan pihak keamanan, tetapi dilakukan secara kolektif dari masing-masing pimpinan dan masyarakat Pangkep,” katanya saat melaksanakan sosialisasi dan Rapat koordinasi terkait pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat, di Aula Pertemuan Kantor Kejari Pangkep, Selasa (23/10/2018).

Ia berharap hadirnya PAKEM nantinya dapat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menangkal ajaran radikalisme yang kini makin membahayakan.

“Bahwa tindakan pencegahan aliran sesat tidak saja dilakukan oleh pihak keamanan, namun dilakukan secara kolektif dari masing-masing pimpinan serta segenap elemen masyarakat, sesuai koridor hukum yang berlaku”. terangnya

Ia juga menjabarkan bahwa Indonesia merupakan negara unik dan kaya, termasuk Pangkep yang kaya akan keberagaman suku, adat, agama dan budaya. Dari keberagaman budaya dan agama tersebut lahirlah setidaknya 833 aliran kepercayaan dan 215 aliran agama diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Konsekuensi hukum tersebut, mengikat setiap tindakan yang dilakukan oleh setiap warga termasuk warga negara asing yang berada dalam wilayah negara Indonesia,”jelas Firmansyah Subhan.

Hal senada diutarakan oleh KBO Intelkam Polres Pangkep, Ipda Zulficar dalam rapat koordinasi tersebut ia mengatakan pihak polres pangkep selama ini telah melakukan upaya dengan operasi Bina Waspada Lipu dalam menangkal paham radikal di wilayah hukum kabupaten Pangkep. Ia juga mengimbau kepada masyarakat, jika melihat dan mendengar adanya aliran atau paham yang menyimpang yang tidak sesuai syariat, segara menyampaikan kepada pihak yang berwajib.

“Operasi Bina Waspada Lipu berfungsi untuk menangkal paham radikal dan kita selalu imbau masyarakat agar jika menerima informasi harus mengecek kebenarannya dulu.” pungkasnya.

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS

Must Read

Debat Publik Pilkada Maros 2020, Maros Unggul Banjir Pujian Dari Youtubers

Maros.reaksipress.com - Acara debat publik pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Maros oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Maros, baru saja usai digelar di...

Closing Statement, Maros Unggul sampaikan pesan damai, Siap Kalah Tapi Lebih Siap Menang

Maros.reaksipress.com - Pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Maros nomor urut 3 (tiga) dengan tagline Maros Unggul, HA Harmil Mattotorang-HA Ilham Nadjamuddin, menyampaikan pesan...

Chaidir Syam Puji Pembangunan Disegala Sektor Era Hatta Rahman-Andi Toto

Maros.reaksipress.com - Pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Maros nomor urut 2 (dua) Chaidir Syam-Suhartina Bohari, memuji keberhasilan pembangunan infrastruktur masa kepemimpinan HM Hatta...

Sumur Untuk Santri Rumah Quran Labuhanbatu Selatan

Nasional - reaksipress.com - Ketersediaan air merupakan salah satu penunjang penting berlangsungnya proses pendidikan dengan baik dan nyaman. Seperti yang dirasakan oleh masyarakat dan...

Libur Panjang, Polres Maros Siagakan Personil di Tempat Wisata

Maros - reaksipress.com - Mengantisipasi lonjakan pemudik serta meningkatnya aktivitas wisata oleh masyarakat, Polres Maros menggelar Apel Kesiapan Pengamanan Libur Panjang bertempat di Lapangan...
TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS