“Tidak ada perwakilan pemerintah yang menemui kami. Kami akan bertahan sampai aspirasi kami bisa sampai ke presiden,” kata Aries, perwakilan peserta aksi dari Sragen ditemui pada Selasa tengah malam, disela Ribuan Honorer K2 Menginap di Depan Istana Negara,

Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih mengatakan pihak yang menerimanya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (30/10), mengaku tidak punya kewenangan mempertemukan perwakilan honorer K2 dengan Presiden Joko Widodo.

Kepada pihak yang menerimanya itu, Titi pun menyampaikan hanya presiden-lah yang mampu membuat kebijakan buat honorer K2. Namun, pertemuan dengan Kepala Negara tetap tidak terjadi.

Karena itulah, Titi menyerahkan keputusan kepada massa aksi apakah perjuangannya cukup sampai di sini, atau akan bersama-sama bertahan dan bermalam di depan Istana.

“Kalaupun teman-teman siap berjihad malam ini, ayo kita lakukan. Kalau teman-teman siap bermalam, ayo kita lakukan. Kalau memang saya yang harus menjadi korban, ditembak mati pun saya siap demi teman-teman. Semua keputusan ada di teman-teman semua.,” ucap Titi. sebagaimana diberitakan JPNN edisi Selasa, 30 Oktober 2018 – 17:58 WIB

Titi mengaku sudah berbuat semampunya. Namun, momentum bertemu Jokowi tidak terjadi. Untuk itu dia menegaskan bahwa komando tetap berada di mobil tempat dia berdiri menyampaikan orasi.

Uut (Ketua Forum Honorer K2 Sragen) menguraikan jika pada aksi 30 Oktober tidak ada respon dan kepastian jawaban dari pemerintah, maka sesuai instruksi ketua K2 pusat, akan melakukan mogok bersama pada 31 Oktober secara nasional.

“Selanjutnya kita akan bersama mengikuti petunjuk dari ketua pusat setelah berkumpul di Jakarta. Yang jelas tuntutan kami diangkat PNS tanpa tes dan batasan usia,” tegasnya.

“Saya tanya sekali lagi. Kemauan teman-teman itu maunya bagaimana? Teman-teman tetap berprinsip tidak akan pulang sebelum kita menang?” teriak Titi, disambut kata siap oleh massa.

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS