Makassar.Sulsel- reaksipress.com -Demo K2 yang kerap membanjiri Kantor DPRD SulSel, berujung dengan penagihan atas janji Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah untuk menyelesaikan Tenaga Honorer K2 Bantaeng. Hal itu karena NA dianggap masih memiliki tanggung jawab terhadap nasib honorer K2.

Menyikapi hal ini Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah menegaskan aspirasinya untuk tenaga honorer K2 se-Sulsel ke Pemerintat pusat.

Hal itu disampaikan Prof Nurdin Abdullah melalui rapat paripurna atas pemandangan umum fraksi terhadap nota keuangan dan APBDP 2018 dalam paripurna di Kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Jumat 21 September 2018.

Menurutnya, aspirasi tenaga honorer K2 telah diteruskan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan Badan Kepegawaian Negara RI.

“Aspirasi tersebut disampaikan melalui surat bernomor 800/4778/BKD tertanggal 13 September 2018 dengan perihal pengusulan formasi khusus eks tenaga honorer kategori II,” jelas Nurdin Abdullah.

Salah satu poin penting dalam surat tersebut adalah perlu adanya penanganan serta kebijakan khusus dari pemerintah pusat melalui Kementerian PAN dan RB terkait pengangkatan tenaga honorer K2 sebagai PNS dengan tidak membatasi usia. “Apalagi mereka telah bekerja sejak pengangkatan sebagai tenaga honorer tahun 2005 sampai sekarang.” pungkasnya.

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS