Pangkep.Sulsel- reaksipress.com -Menyambut Tahun Baru Islam 1440 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pangkep Menggelar tabligh akbar di lapangan citra mas Pangkep, Kamis (06/09/2018) dengan menghadirkan Da’i Sejuta follower, Ustadz Abdul Somad.

Kegiatan tabligh akbar bertema “Dengan Kearifan Lokal Dalam Bingkai syariat islam kita menyongsong Tahun Baru hijriah menuju Pangkep yang lebih berkarakter dan Religius” turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Pangkep, unsur Muspida dan anggota DPRD beserta ribuan warga Pangkep yang memadati lapangan.

Dalam sambutannys, Bupati Pangkep H Syamsuddin A. Hamid, menyatakan bahwa Pangkep tidak sama dengan daerah lainnya dan butuh doa dari orang yang dekat dengan Allah. SWT.

“Pangkep ini memang butuh doa dari orang-orang yang dekat pada Tuhan, Pangkep itu berbeda, memiliki tiga wilayah yaitu, daratan, pegunungan, kepulauan Saya telah mengirimkan undangan sampai ke pulau pulau,” kata Syamsuddin di depan Ustaz Abdul Somad dan ribuan warga yang hadir.

Sementara, Ustadz Abdul Somad (UAS) pada tauziyahnya mengajak seluruh masyarakat Pangkep untuk selalu membawa ajaran Islam sebagai ajaran rahmatan Lil alamin. Ia mengajak seluruh masyarakat pangkep untuk hijrah ke akhalqul karimah baik secara ekonomi, sosial, budaya, dan pemerintah

“Anak muda jangan sampai patah semangat, karena kalianlah yang akan melanjutkan tongkat estafet pak Bupati dan DPRD.” katanya

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa seorang muslim utamanya pemuda yang taat kepada Allah SWT, harus selalu menyejukkan hati dengan doa dan tidak menyempitkan hati dengan pikiran-pikiran yang tidak baik, karena bisa menimbulkan bencana pada diri sendiri.

Pada kesempatan itu Ustadz Abdul Somad juga mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin pemimpin yang peduli terhadap agama, pendidikan dan ekonomi. dan menolak pemimpin yang suka menyogok dalam pemilu.

“Pilihlah wakil rakyat yang peduli pada umat, dan peduli pada pendidikan anak, dan jangan mau terima uang sogok dalam memilih pemimpin karena itu adalah uang haram, jika dibelikan makanan dan minuman akan menjadi barang haram dalam tubuh kita,” terangnya

Diakhir tauziyahnya Ustadz jebolan Kairo Mesir itu mengaku salut dan bangga dengan Masyarakat Pangkep karena menyambut dirinya dengan antusias dan aman tanpa ribut-ribut.

“Orang Pangkep semuanya sangat ramah, tidak ada ribut melakukan penolakan kehadiran saya, justru semua antusias. Sangat luar biasa, beda dengan beberapa daerah lain,”tuturnya.

Acara tabligh akbar juga dirangkaikan dengan aksi sosial penggalangan dana untuk korban gempa Lombok yang diprakarsai oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulsel.

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS