Maros.Sulsel – reaksipress.com – Untuk mendorong anak dan remaja di Kabupaten Maros agar diberi ruang dalam satuan pendidikan melalui pendekatan Dukungan Psikologi Awal (DPA), SMK Widya Nusantara Maros melakukan sosialisasi terkait dukungan psikologi awal tersebut.

Sosialisasi ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai sekolah, yang terdiri dari kepala sekolah, guru, siswa, komite sekolah dan orang tua siswa. Sosialisasi ini dilaksanakan di Aula ATKP Maros, pada Sabtu kemarin.

Sosialisasi yang bertujuan mengajak sekolah-sekolah di Maros untuk menempatkan anak sebagai bagian dari solusi terhadap berbagai masalah yang ada di sekolah itu menghadirkan narasumber dari oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI, Aria Mangun Wibawa, yang memaparkan bahwa DPA ini diibaratkan P3K atau Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan, namun jika P3K pada luka fisik, maka DPA ini untuk luka psikis.

MenurutnyA DPA adalah cara untuk mengantisipasi masalah awal pada anak jika ada anak yang mengalami masalah. Melibatkan teman sebayanya untuk lebih peduli sesama temannya jika diketahui ada masalah di sekolah.

Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini, terbukti kegiatan yang berlangsung dari pagi dan berakhir sore hari diikuti dengan serius oleh peserta.

Kepala SMK Widya Nusantara Maros, Indah Suryandari menyampaikan, dari DPA yang sudah diterapkan di sekolahnya, menjadikan anak lebih peduli terhadap sesama temannya.

“Kami juga menerapkan disiplin positive, sehingga kesadaran akan tanggung jawab, disiplin dan prestasi semakiin baik dikalangan anak-anak di SMK Widya Nusantara Maros. Memberikan ruang partisipasi pada anak menjadikan mereka lebih termotivasi dan kami rasakan tanggung jawab pada siswa semakin baik,” jelasnya, Minggu (16/9/2018).

Ditambahkannya, DPA memberikan ruang pada anak untuk menjadi bagian dari solusi. Dengan prinsip Melihat, Mendengar dan Menghubungkan, anak-anak tergerak membantu untuk menjadi teman curhatnya jika ada temannya yang sedang mengalami masalah.

“Dalam sosialisasi tersebut, karya siswa-siswi sekolah ini ikut dipajang. Kreatifitas anak kita dorong untuk semakin tumbuh, karya gambar atau foto tentang Dukungan Psikologi Awal sengaja kita pasang sebagai apresiasi kita terhadap karya anak-anak kita,” ungkapnya.

SMK Widya Nusantara Maros yang menggunakan sistem boarding school atau asrama dan membuka jurusan Kehutanan. Siswa-siswanya begitu energik dengan penampilan yang tegap.

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS