Beranda Berita Kadernya Gagal 'Maccaleg', Perindo Akan Lakukan Ini

Kadernya Gagal ‘Maccaleg’, Perindo Akan Lakukan Ini

Maros.Sulsel- reaksipress.com -Badan Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Maros menolak permohonan sengketa pemilu DPC Partai Perindo Maros, terkait syarat berkas dokumen salah satu bacaleg mereka di Daerah pemilihan Dua dinyatakan tidak memenuhi syarat sehingga tidak bisa melanjutkan proses dan terancam gagal dalam bursa pencalonan legislatif DPRD Maros pada April 2019 mendatang.

Pasca putusan tersebut dibacakan Bawaslu Maros, Partai Perindo Maros bertekad mencari keadilan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) agar salah satu bacaleg mereka di Dapil 2 yaitu Saudara
M. Yusri bisa tetap ‘maccaleg’.

Sementara, Ketua Bawaslu Maros Sufirman, SE., mengatakan bahwa berdasarkan kronologi kejadian pada tanggal 7 Agustus 2018 dari hasil verifikasi perbaikan berkas dokumen Bacaleg, KPU Maros menetapkan Bacaleg dari Partai Perindo tidak memenuhi syarat (TMS) karena ada berkas yang belum lengkap.

Lebih lanjut Sufriman menjelaskan bahwa Menurut KPU, saudara M.Yusri pada saat itu masih dalam status PNS. Menurutnya Meskipun tidak ada larangan bagi seorang PNS menjadi bacaleg, namun yang bersangkutan harus memenuhi 3 persyaratan yaitu melampirkan berkas berupa :
1. Surat pengunduran diri ke hal instansi terkait (BKD)
2. Tanda terima surat pengunduran diri
3.Tanda bahwa pengunduran dirinya sementara masih proses.

Meskipun yusri mengatakan bahwa jauh sebelum hari ia mengurus kelengkapan berkasnya, hal itu ditegaskan kembali bahwa pada saat itu yusri tidak memasukkan ke tiga berkas pada KPU Maros.

Ditempat berbeda Sekretaris Partai Perindo Maros, M. Jufri mengatakan ke tiga syarat yg di maksud tidak lampirkan oleh mereka karena karena Bacaleg mereka (Yusri, red) pada subtansi nya tidak lagi berstatus sebagai ASN. Hal tersebut dibuktikan dengan lampiran SK pensiun yang diterbitkan oleh BKN RI pada tanggal 29 juni 2018 walaupun tmt nya di 1 Agustus 2018.

“Ketiga poin berkas yang dimaksud oleh KPUD Maros, itu hanya berlaku pada Aparatur sipil Negara yang masih aktif, sesuai PKPU No.20 Tahun 2018 Pasal 7.”ungkapnya

Jufri menegaskan bahwa partai besutan Hary Tanoesoedibjo tersebut akan terus mengawal proses ini dan tidak main-main dalam mengawal sengketa proses pemilu yang melibatkan setiap Bacalegnya walaupun sampai di tingkatan pengadilan tertinggi.

Laporan : Isla

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS

Must Read

Debat Publik Pilkada Maros 2020, Maros Unggul Banjir Pujian Dari Youtubers

Maros.reaksipress.com - Acara debat publik pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Maros oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Maros, baru saja usai digelar di...

Closing Statement, Maros Unggul sampaikan pesan damai, Siap Kalah Tapi Lebih Siap Menang

Maros.reaksipress.com - Pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Maros nomor urut 3 (tiga) dengan tagline Maros Unggul, HA Harmil Mattotorang-HA Ilham Nadjamuddin, menyampaikan pesan...

Chaidir Syam Puji Pembangunan Disegala Sektor Era Hatta Rahman-Andi Toto

Maros.reaksipress.com - Pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Maros nomor urut 2 (dua) Chaidir Syam-Suhartina Bohari, memuji keberhasilan pembangunan infrastruktur masa kepemimpinan HM Hatta...

Sumur Untuk Santri Rumah Quran Labuhanbatu Selatan

Nasional - reaksipress.com - Ketersediaan air merupakan salah satu penunjang penting berlangsungnya proses pendidikan dengan baik dan nyaman. Seperti yang dirasakan oleh masyarakat dan...

Libur Panjang, Polres Maros Siagakan Personil di Tempat Wisata

Maros - reaksipress.com - Mengantisipasi lonjakan pemudik serta meningkatnya aktivitas wisata oleh masyarakat, Polres Maros menggelar Apel Kesiapan Pengamanan Libur Panjang bertempat di Lapangan...
TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS