Pagi cerah dan rimbunan pepohonan di lapangan Sma Negeri 6 Bontoa Maros, tampak  Dr. Dideng Kadir (Kepsek), memberi arahan pada peserta baris yang siap berlaga, katanya ” berbaris itu   menumbuhkan sikap tegap dan tangkas, didalamnya terdapat rasa persatuan, disiplin sehingga dengan demikian senantiasa dapat mengutamakan kepentingan tugas diatas kepentingan individu, dan secara tak langsung juga menanamkan rasa tanggung jawab. kompaklah dengan rasa persatuan seolah senasib sepenanggungan serta adanya ikatan batin yang sangat diperlukan dalam menjalankan tugas“, ia mengingatkan lagi bahwa ” . Disiplin itu  mengutamakan kepentingan tugas diatas kepentingan individu yang hakikatnya tidak lain dari pada keihklasan, ingatlah bahwa kita adalah sekolah yang terus masuk nominasi lima tahun terakhir di item lomba ini.
Matahri mulai beranjak siswa/i berbaris hampir memenuhi setengah bagian lapangan upacara. Bukan hanya siswa/i tetapi juga para alumni yang bersedia meluangkan waktu melatih para penerusnya, diantaranya adalah Abidullah (biasa di panggil kak abi’) bersama dengan saudaranya Karim, juga temannya Awal, Acci juga dan Rizal. Para alumni ini bersedia melatih untuk mendapatkan juara 1 lagi seperti pada tahun lalu. Sebelum memulai latihan tampak di depan seorang pelatih yang sedang memberikan arahan pada mereka semua, sebagai latihan awal mereka di ajarkan bagaimana cara siap, istirahat ditempat, hormat dan bahkan mereka pun diajarkan cara berjalan dengan bergandengan tangan (haha.ha).
Adapun siswa yang tidak mengikuti latihan mereka bersantai santai di ters sekolah dan dibawah pohon mangga dengan duduk melantai melihat jalannya latihan. Terik matahari seakan menjadi jadi tetapi semangat para calon juara tak henti henti untuk tetap latihan,bahkan panaspun tidak akan menjadi penghalang baginya untuk jadi juara. Terdengar suara dari salah satu pelatih (Kak Acci) “yang latihan ini adalah orang yang siap jadi juara’,  bahkan ucapan itu masih terngiang ngiang di telinga. Semoga saja, Aamiin …..

Di sela sela latihan suara azan yang menandakan masuknya waktu sholat. Mereka pun bergegas berwuduh dan mendirikan sholat,  selama kurang lebih 1 jam dan latihannya di lanjutkan pada jam dua sampai memasuki waktu sore. Latihannya juga akan di lanjutkan sampai tiba waktunya lomba.
Bersama teman-teman , Saya Haerani Jurnalis sekolah : mengucapkan semangat buat calon juara, semoga bisa membawa nama baik sekolah , terus berlatih ! “Tak ada kata Down dalam kamus sang juara”

_______________
Reaksi Press_ Haerani (Jurnalis Sekolah SMA Neg 6 Bontoa Maros) Editor : Sang Baco..

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS