Artikel. reaksipress.com -Ratusan orang mengiringi kepergiannya ke peristirahatan terakhir. Di bawah pohon ‘Pao Sabbe’ dan ‘settung’ di dalam ‘kobbange’, (Alm.) AGH. Sayyid Zainuddin Assaqaf Puang Raga “dibaringkan” menghadap Allah. SWT.

Salah satu tokoh Tharikatul Khalawatiyah Yusuf di Kabupaten Maros, menghembuskan nafas terakhirnya, pada Rabu (25/04) kemarin, meninggalkan warna batiniyah  yang tak pudar. Perjuangan dan dedikasi beliau dalam mengembangkan ajaran Tharikatul Khalawatiyah Yusuf di Kabupaten Maros menjadi catatan emas dan ladang amal jariyah bagi memorial dan jejak sejarahnya.

Tidak dengan tangis, keharuan yang menyelimuti ratusan muridnya,  dengan catatan di sanubari masing-masing menjadikan hari duka begitu mengharu biru. Setiap wajah kehilangan melepas “Sang Guru” keharibaan sang khaliq dengan ikhlas.

-Setidaknya- telah ada jalan yang dititipkan, pun ketika mesti kita melafalkan Fatihah kepadanya, itu adalah sebilur fatwa yang juga mengalum beribu kali untuk mendoakan siapa saja –pesannya-

Selamat jalan, bagi kami generasi yang melihatmu berjuang akan terus membaca petuahmu, menjejak derak ibadahmu, dan mengalunkan irama dzikirmu.

Yaa ayyatuhan nafsul muthmainnah
irji’ii ilaa Rabbiki
raadhiyatan mardhiyyah
Fadkhulii fii ‘ibaadii
wadkhulii jannatii


Al Fatihah…

Penulis : Tim Redaksi

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS