Suasana Pasar Tradisional Modern Butta salewangan Maros yang masih sepi, pada awal pengoperasian, Ahad (15/04)
Maros.Sulsel- reaksipress.com -Surat edaran yang ditandatangani Bupati Maros, HM. Hatta Rahman, MM., terkait relokasi pedagang Pasar Sentral Maros ke Pasar Tradisional Modern (Tramo) Butta Salewangan Maros, ternyata tidak membuat para pedagang bergeming dan masih terus melakukan aktifitas di pasar sentral Maros.
Hal ini terlihat dengan sepinya pedagang yang melakukan aktivitas di Pasar Tramo Butta Salewangan pada Ahad (15/04). Hanya terlihat beberapa pedagang yang melakukan perbaikan dan menata dagangannya. Sebagian besar pedagang masih melakukan transaksi jual beli ditempat semula.
Menyikapi sikap sebagian besar pedagang, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kabupaten Maros, Frans Johan mengatakan tidak bisa memaksa para pedagang untuk pindah.
“Kami terus melakukan pembenahan termasuk kendala listrik dan air. Akan segera kami atasi pada minggu ini.” Paparnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan pihaknya juga akan terus mempelajari penyebab keengganan beberapa pedagang untuk direlokasi ke Pasar Tramo Butta Salewangan.
“Kalau kendala sudah kami atasi dan mereka belum mau pindah berarti mereka memang tidak mau pindah.”sambungnya.
Menurutnya, kalau hal itu terjadi maka pihaknya akan mengambil opsi terakhir yakni memberikan kios dan lapak kepada orang yang ingin berjualan.
“Ini opsi terakhir. Kalau mereka tidak mau maka kita cari orang yang mau.”tegasnya.
Ketika ditanya batas waktu bagi pedagang untuk menempati kios dan lapaknya di Pasar Tramo, Kadis yang baru menjabat beberapa bulan ini mengatakan menunggu instruksi dari pimpinan. (AM)
Editor : A.Maradja

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS