Maros.Sulsel- reaksipress.com -Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Maros (HMI FEB UMMA) menggelar dialog pendidikan dan budaya, Ahad (11/03) di Warkop Citta Marola, Jalan Crizant Kelurahan Pettuadae Kecamatan Turikale Kabupaten Maros.

Ketua Ummun HMI cabang Butta Salewangang Maros, Misbahuddin Nur mengatakan bahwa pendikan adalah hak masyarakat tanpa membeda-bedakan stasus sosial masyarakat
“Pendidikan harus mengangkat harkat dan martabat masyarakat secara umum tanpa pandang bulu.” katanya.

Muhammad Nur Jaya, salah satu tokoh pendidikan Maros yang hadir sebagai pembicara mengatakan bahwa pendidikan harus bisa menjadi alat untuk membela kaum mustad’afhin dan dhuafa.

“Peradaban itu terlahir kadang dari sebuah dialog seperti ini dan itu bermula dari adanya pendidikan. Untuk membangun bangsa kita mesti membangun SDM dulu.”paparnya

Menurutnya pendidikan lahir sebagai jalan untuk mencapai bangsa yang sejahtera dan berkeadilan maka pendidikan harus untuk semua sesuai amanat Undang-undang.

Ketua Umum Komisariat FEB UMMA,  Miftahul Chair berharap dialog ini menjadi momentum untuk merubah paradigma bahwa malam minggu tidak selalu identik dengan dunia malam dan hura hura.

Reporter : Ansar Bhulunk
Editor      : A. Maradja

TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS