ReaksiPress.Maros.Warga Dusun Garonggong, Lingkungan Macoa, Kelurahan Soreang, Kecamatan Lau Kabupaten Maros, keluhkan pasokan listrik ke daerah mereka yang tidak maksimal. Mereka merasa kecewa kepada pihak PLN rayon Maros yang terkesan lamban menanggapi keluhan masyarakat.
Salah satu warga berinisial MH mengungkapkan kekecewaannya lantaran sudah bertahun-tahun belum bisa merasakan penerangan maksimal seperti daerah lainnya.
“Selama ini kami hanya dapat jatah listirk 900, sehingga ketika malam cahanya redup, kami menilai pemerintah memandang sebelah mata kepada kami.” Ungkapnya penuh kecewa.
Dia pun mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam menyelenggarakan layanan dasar kepada warganya, serta mempertanyakan kesepakatan pada rapat Musrembang yang hingga saat ini belum terealisasi, ungkapnya senin (18/09/2017).
Menyikapi desakan warganya, Nanggung Badullah selaku ketua RT, meminta masalah ini diselesaikan saja dengan rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Maros antara PLN Maros dan masyarakat Garonggong.
“Warga hanaya meminta PLN Maros memegang semua janjinya yang telah disampaikan kepada masyarakat., kami sebenarnya cukup senang keluhan kami mendapat tanggapan dari pihak PLN, tapi kami butuh bukti bukan janji-janji.” Katanya.
Beberapa tokoh dan aktivis muda juga berharap masalah ini segera dapat diselesaikan mengingat listrik merupakan kebutuhan dasar manusia sebagaimana tercantum dalam amanat UU Nomor 11 Tahun 2005, tentang ekonomi sosial dan budaya dimana sarana penerangan listrik  merupakan kebutuhan dasar yang semestinya dapat dinikmati oleh semua warga negara tanpa terkecuali.
Reporter : KaIs

Editor      : A.Maradja
TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS