ReaksiPress.Maros. Kenaikan tarif BPKB dan STNK kendaraan bermotor telah tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tertanggal 6 Desember 2016. 
Kenaikan tiga kali lipat dari tarif lama membuat masyarakat menjadi resah, mengingat pemilik kendaraan roda dua dan roda tiga sebagian besar adalah masyarakat menengah ke bawah.
“saya tidak tahu bagaimana nanti pak, saya ini tukang ojek. Kalau biaya urus STNK naik, aduh,” keluh Ismail (48 thn) seorang tukang ojek di Kabupaten Maros.

Pemberlakuan tarif  baru yang berlaku  tiga puluh hari sejak tanggal ditetapkan akan membebani masyarakat kecil. (A.Maradja)
TULIS TANGGAPAN ANDA PADA KOLOM DI BAWAH INI, TERKAIT DENGAN BERITA DI ATAS
Ads
Pasang Iklan ReaksiPRESS